jpnn.com, JAKARTA - Ketua Umum Pengurus Yayasan PPM, Tjahjono Soerjodibroto terus mendukung penguatan kualitas sumber daya manusia di lingkungan pendidikan melalui program pengembangan manajemen dan kepemimpinan.
Langkah strategis itu dilakukan PPM Manajemen lewat penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) dengan Perkumpulan Strada di Gedung Perkumpulan Strada, Jakarta Pusat, Jumat (13/2).
BACA JUGA: Perkumpulan Strada: Ziarah 100 Tahun Mencerdaskan Kehidupan Bangsa
Adapun penandatanganan kerja sama ini menandai komitmen kedua institusi dalam mendorong transformasi pendidikan berbasis penguatan kompetensi manajerial dan akademik.
“Kami melihat Perkumpulan Strada tengah bersiap melakukan sebuah akselerasi besar yang merupakan sebuah lompatan tinggi untuk menghadirkan standar pendidikan yang lebih relevan dan berdampak luas,” ujar Tjahjono dikutip, Rabu (18/2).
BACA JUGA: Ikuti Pembekalan, Para Pendidik Perkumpulan Strada Juga Membuat Pakta Integritas
Dia pun menyampaikan apresiasi atas visi besar Perkumpulan Strada dalam melakukan akselerasi peningkatan mutu pendidikan.
Ke depan, kata Tjahjono, salah satu bentuk implementasi kerja sama itu yakni program Mini MM, yang penyelenggaraannya dipercayakan kepada PPM School of Management.
Selain itu, Perkumpulan Strada juga mendorong para pendidik dan tenaga kependidikannya untuk melanjutkan pendidikan formal pada jenjang Magister hingga Doktoral sebagai investasi intelektual jangka panjang.
“Kombinasi antara penguatan kompetensi praktis melalui Mini MM dan pendalaman akademik melalui pendidikan formal akan melahirkan barisan pemimpin pendidikan unggul dan memiliki visi strategis jangka panjang,” jelas dia.
Pada kesempatan itu hadir dari PPM Manajemen Bapak Ir. Tjahjono Soerjodibroto, M.B.A., Bapak Dr. Wendra, Bapak AC Mahendra K. Datu, Ph. D., Bapak Aries Heru Prasetyo, Ph.D., serta jajarannya. Adapun dari Perkumpulan Strada hadir Ketua Pengurus Perkumpulan Strada, Romo Josephus Ageng Marwata, SJ, dan Direktur Perkumpulan Strada Romo Odemus Bei Witono, SJ, M.M. beserta jajarannya.
Romo Odemus Bei Witono, SJ menyampaikan penguatan personalia menjadi kunci utama transformasi lembaga.
“Berdasarkan visi dan misi Perkumpulan Strada, kami melihat bahwa personalia ibarat akar pohon yang menghidupi dan menyuburkan pohon sehingga menghasilkan buah yang melimpah,” jelas Romo Odemus.
Dia menyebut melalui program Mini MM ini, pihaknya berharap para guru dan leader Strada memiliki energi besar untuk melakukan terobosan dan perbaikan kelembagaan secara lebih baik.
Romo Odemus menambahkan materi kepemimpinan dan pemasaran menjadi aspek penting dalam mendorong lembaga bergerak dengan kejelasan visi sekaligus memperluas dampak pelayanan.
“Kami berharap materi leadership benar-benar membantu kami bergerak dengan kejelasan visi dan memberi dampak nyata bagi lembaga. Program terkait marketing juga penting agar layanan kami makin dikenal,” tambahnya.
Ketua Sekolah Tinggi Manajemen PPM Dr. Wendra, SE, Ak., MHRM, ACP, CPC, menjelaskan kerja sama ini tidak hanya diposisikan sebagai kesepakatan administratif, melainkan sebagai komitmen kolaboratif untuk menghadirkan dampak nyata.
“Kerja sama ini diharapkan menjadi awal dari kemitraan jangka panjang yang produktif serta memberi kontribusi nyata bagi penguatan ekosistem pendidikan nasional,” pungkas Dr. Wendra.(mcr10/jpnn)
Redaktur & Reporter : Elvi Robiatul




