Pengamat Transportasi Sebut Jalur Pantura dan Pansela Bisa Jadi Alternatif Mudik Lebaran 2026

pantau.com
7 jam lalu
Cover Berita

Pantau - Dewan Penasihat Masyarakat Transportasi Indonesia Pusat Djoko Setijowarno mengungkapkan jalan arteri Pantai Utara (Pantura) dan Pantai Selatan (Pansela) Jawa dapat menjadi alternatif jalur mudik untuk Lebaran 2026 di tengah potensi kepadatan ekstrem di jalan tol.

Ia menyampaikan, "Meski jalan tol jadi pilihan utama, kepadatan ekstrem saat Lebaran sering kali tak terhindarkan. Pemudik sebenarnya punya alternatif menarik yakni Jalur Pantura yang legendaris atau Jalur Pansela yang indah,", saat dihubungi ANTARA di Jakarta, Rabu.

Djoko menyatakan pada momen tertentu jalur arteri tersebut menawarkan durasi perjalanan yang lebih terukur dan bebas dari jebakan macet panjang di tol.

Ia menyarankan perlunya kesiapan menghadapi mudik Lebaran 2026 di jalur arteri seperti penanganan pasar tumpah yang masih menjadi gangguan kelancaran lalu lintas.

Ia menekankan pentingnya perbaikan dan peningkatan sejumlah fasilitas dasar seperti penerangan jalan umum agar jalan arteri di jalur Pantura tidak gelap saat dilalui pemudik.

Ia menyampaikan, "Penerangan jalan umumnya harus ada. Bukan hanya jalan nasional, sampai jalan kabupaten/kota juga harus ada,", tegasnya.

Sebelumnya, Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menemui Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi untuk memperkuat pengawasan pada titik rawan arus mudik Lebaran 2026 guna meningkatkan keselamatan perjalanan dan kelancaran mobilitas masyarakat di wilayah tersebut.

Menteri Perhubungan menegaskan pentingnya pengawasan pada titik rawan yang berpotensi menimbulkan kepadatan maupun gangguan keselamatan selama masa mudik dan balik Lebaran 2026, khususnya di wilayah Jawa Barat.

Berdasarkan hasil Survei Angkutan Lebaran 2026, prakiraan pergerakan masyarakat selama periode Lebaran 2026 mencapai 143,91 juta orang atau sekitar 50,60 persen dari total penduduk Indonesia.

Meskipun terjadi penurunan dibandingkan survei tahun sebelumnya, Menteri Perhubungan mengingatkan angka realisasi pergerakan berpotensi lebih tinggi.

Ia menyebutkan realisasi berbasis Mobile Positioning Data pada Lebaran 2025 mencapai 154,62 juta orang sehingga potensi pergerakan realisasi 2026 berpeluang lebih tinggi dari angka survei.

Menteri Perhubungan juga menyampaikan dominasi penggunaan mobil pribadi dalam perjalanan mudik menjadi perhatian utama karena sekitar 53 persen masyarakat memilih mobil pribadi sebagai moda transportasi.

Mayoritas pengguna mobil pribadi memilih jalur tol, terutama koridor Jakarta Cikampek, yang selama ini menjadi titik kritis kepadatan setiap Lebaran.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Satgas Anti Tawuran Polda Metro Tangkap 7 Pemuda-Sita Senjata Tajam di Jakut
• 9 jam laludetik.com
thumb
Didukung Danantara, Perminas Kerja Sama Hilirisasi Rare Earth Gabon-Indonesia
• 11 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Penyintas Bencana di Pidie Jaya Aceh Sambut Ramadan dengan Tradisi Meugang | BERUT
• 1 jam lalukompas.tv
thumb
Anggaran Belum Cair, Menag Akui Madrasah dan Pesantren Masih Terdampak Bencana Sumatera
• 4 jam lalutvonenews.com
thumb
IHSG Ditutup Menguat 1,19 Persen ke Level 8.310,23 Seiring Optimisme Ekonomi Domestik Tetap Solid
• 2 jam lalupantau.com
Berhasil disimpan.