Menteri UMKM, Maman Abdurrahman, mengusulkan adanya penyaluran Bantuan Presiden (Banpres) Rehabilitasi Usaha Mikro bagi pelaku usaha terdampak bencana di wilayah Sumatera.
Program yang sedang disiapkan ini menargetkan 200.000 pelaku usaha mikro yang memiliki akses pembiayaan baik melalui Kredit Usaha Rakyat (KUR) maupun perbankan.
Setiap penerima diusulkan mendapatkan bantuan senilai Rp 3 juta, dengan total kebutuhan anggaran diperkirakan mencapai Rp 600 miliar.
"Usul beri banpres rehabilitasi untuk usaha mikro sebesar 200 ribu UMKM untuk 3 provinsi," kata Maman dalam Rapat koordinasi pascabencana di Gedung Nusantara IV DPR, Jakarta, Rabu (18/2).
"Pemberian bantuan usaha senilai Rp 3 juta per orang," tulis paparan Maman.
Maman mengungkapkan usulan ini sedang diajukan ke Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, serta Menteri PPN/Kepala Bappenas Rachmat Pambudy untuk mendapatkan persetujuan.
Selain menyasar pelaku usaha yang telah mengakses fasilitas kredit, pemerintah juga memetakan kelompok UMKM yang belum tersentuh layanan perbankan agar bisa memperoleh pendampingan. Upaya ini dilakukan melalui koordinasi lintas kementerian dan pemerintah daerah (pemda).
"Ini sampai sekarang kita masih terus melakukan pemetaan, monitoring, evaluasi, dan pendampingan, yang salah satu usulan kita nanti ke depan sedang kita bicarakan ke Bappenas, Kemenkeu, dan Setneg, serta Pemda," tutur Maman.





