5 Orang Terluka Dianiaya Tiga Pria Mabuk di Warkop Kemang

kompas.com
2 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, KOMPAS.com - Lima orang mengalami luka usai dianiaya tiga pria tidak dikenal mabuk di Warung Kopi, Kemang, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, Senin (16/2/2026) dini hari.

Korban Anggun (28), yang bekerja kasir warkop mengatakan ketiga pelaku mengamuk menyerang karyawan dan pengunjung warkop. Lima korban terluka di bagian wajah, tangan hingga punggung.

"Kita enggak kenal, itu tadinya lagi mabuk miras di sini. Tiba-tiba mereka bikin kekacauan di sini, sampai customer saya dihajar sama dia,” tutur saat dihubungi Kompas.com, Rabu (18/2/2026).

Baca juga: 3 Orang Mabuk Aniaya Karyawan dan Pengunjung Warkop di Kemang

Anggun mengatakan para pelaku juga merusak meja dan kursi serta memecahkan piring-piring warkop.

Mereka mengejar siapapun yang berada di lokasi, lalu melayangkan pukulan, batu, hingga kursi.

Saat kekasih Anggun turut jadi korban, ia berusaha melindungi. Namun, Anggun justru menjadi sasaran.

Salah satu pelaku berbaju hijau datang membawa batu dan memukul lengan kanan Anggun.

Salah satu pelanggan warkop bahkan terkena luka tusukan dari garpu yang dijadikan senjata oleh pelaku lain berbaju hitam.

“Sampai petugas pengaman dipukulin, tukang parkir dipukulin, customer saya dipukulin, semua dipukulin sama dia. Sampai saya pun dipukul lah pakai balok gede,” ungkap Anggun.

Baca juga: Bahar bin Smith Minta Maaf ke Banser yang Dia Aniaya

Akibat kejadian ini, Anggun mengalami trauma dan tempat kerjanya menjadi sepi.

Untuk menenangkan diri, Anggun pun absen selama dua hari dan baru masuk bekerja lagi hari ini.

Anggun sudah melaporkan kejadian ini ke Polres Jakarta Selatan.

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

“Makanya saya naik laporan, karena kita kan pedagang Warkop ya, di Bmart. Jatuhnya kan kami dirugikan. Jadi customer-customer yang ada kayak pengen jajan jadi takut, pada lari,” kata dia.

Laporan Anggun teregistrasi dalam nomor LP/8/663/1/2026/SPKT/POLRES METRO JAKSEL/POLDA METRO JAYA tertanggal 16 Februari 2026.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Indonesia-Malaysia Jadi Pemain Kunci Industri Baterai EV di Asia Pasifik
• 10 jam lalukumparan.com
thumb
ACL 2: Menang Tipis Atas Ratchaburi, Persib Tetap Tersingkir
• 1 jam lalukumparan.com
thumb
Belajar dari Masa Lalu, Adik Valentino Rossi Sarankan Honda Tak Perlalukan Pembalap seperti Marc Marquez
• 21 jam lalutvonenews.com
thumb
Jadwal Salat Kota Surabaya 18 Februari 2026
• 19 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Pengamat Transportasi Sebut Jalur Pantura dan Pansela Bisa Jadi Alternatif Mudik Lebaran 2026
• 7 jam lalupantau.com
Berhasil disimpan.