Bekasi: Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi, Jawa Barat mengalokasikan anggaran sebesar Rp200 miliar untuk perbaikan jalan rusak. Langkah ini diambil guna memastikan infrastruktur jalan di Kota Bekasi kembali nyaman bagi pengendara.
“Plus minus sih, (untuk) recovery (perbaikan jalan), mungkin di atas Rp200-an miliar tahun ini kita akan siapkan anggaran,” kata Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, Rabu, 18 Februari 2026.
Tri mengakui bahwa jalan rusak masih tersebar di berbagai titik di Kota Bekasi. Namun, pihaknya telah melakukan perbaikan jalan secara bertahap.
Baca Juga :
Wali Kota Bekasi Imbau Warga Tak Sweeping THM saat Ramadan“Ini kan secara bertahap, (perbaikan) Jalan I Gusti Ngurah Rai sudah jalan, Jalan Swatantra sudah jalan, Bekasi Utara sudah bergerak. Tetapi tentu akan ada tahapan,” ujar Tri.
Pemerintah Kota Bekasi akan menerapkan skala prioritas untuk menentukan titik jalan yang paling mendesak diperbaiki. Langkah ini dilakukan dengan mempertimbangkan ketersediaan anggaran daerah.
“Artinya pemerintah tentu akan melihat prioritas mana yang akan terlalu dilakukan sesuai dengan kemudian juga kemampuan anggaran yang kita miliki,” beber Tri.
Ilustrasi jalan rusak dan berlubang. (MI/ANTON KUSTEDJA)
Tri juga telah berkoordinasi dengan pemerintah pusat dan pemerintah Provinsi Jawa Barat untuk melakukan perbaikan jalan. “Jalan itu ada kewenangannya. Jadi kalau yang di Ahmad Yani, Jalan Nasional, yang ada di Sultan Agung, Sudirman, itu menjadi kewajiban dari kementerian. Dan janji hasil kemarin dengan Pak Gubernur bahwa mereka akan menyelesaikan H-10 sebelum Hari Raya,” ujar Tri.




