Prabowo Bertemu Kamar Dagang AS hingga USABC Jelang Teken ART, Anindya Pede Tingkatkan Investasi ke Indonesia

viva.co.id
4 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, VIVA – Presiden RI Prabowo Subianto melakukan pertemuan dengan Kamar Dagang Amerika Serikat (USCC), US-ASEAN Business Council (USABC), dan US-Indonesia Society (USINDO) bersama beberapa menteri Kabinet Merah Putih serta perwakilan dari Kamar Dagang dan Industri Indonesia. Pertemuan itu mengawali agenda resminya di Washington DC, Amerika Serikat, Rabu waktu setempat.

Pertemuan itu, yang disebut sebagai 'Business Summit in Honor of H. E. Prabowo Subianto, President of the Republic of Indonesia', digelar menjelang seremoni penandatanganan perjanjian perdagangan timbal balik (agreement on reciprocal trade/ART) yang juga menjadi salah satu agenda utama lawatan Presiden Prabowo di Washington DC.

Baca Juga :
Prabowo Bakal Hadiri Rapat Perdana Board of Peace dan Teken Tarif Dagang RI-AS Hari Ini
Soal Utang Proyek Whoosh Dibayar Pakai APBN, Purbaya: Tunggu Petunjuk Presiden

Ketua Umum Kadin Indonesia Anindya Bakrie,  menjelaskan pertemuan itu menjadi kesempatan bagi komunitas usaha dua negara untuk memanfaatkan perjanjian timbal balik yang nantinya akan ditandatangani bersama-sama oleh Presiden Prabowo dan Presiden AS Donald Trump Jr.

"Kita ketahui trade (nilai perdagangan dua negara) ini bagus, sudah US$45 miliar dolar AS. Tujuannya (ada perjanjian ART,) dibikin supaya lebih seimbang. Tentu ini akan memberikan banyak kesempatan bagi pengekspor Indonesia, terutama di bidang sepatu, tekstil, garmen, dan elektronik, juga bagi pengusaha Amerika di bidang kapas, gandum, dan juga soybean," ujar Anindya, di Washington DC, Dikutip Kamis, 19 Februari 2026.

"Nah, tetapi bukan itu saja, dengan kita bisa di sini memikirkan apa investasi yang bisa dibawa ke Indonesia karena investasi akan sangat berarti untuk meningkatkan lapangan pekerjaan dan juga memanfaatkan momentum yang ada," tambahnya.

Pada kesempatan sama, Anindya menjelaskan komunitas-komunitas usaha AS yang ditemui Presiden Prabowo, seluruhnya merupakan mitra Kadin Indonesia. "Semua ini adalah mitra kerja sama dengan Kadin, di mana bulan Mei 2025 kita sudah tanda tangani (dokumen kerja sama) dengan US Chamber (USCC), US-ASEAN, dan juga (kami) punya hubungan panjang dengan USINDO," kata Anindya.

Diketahui, Presiden Prabowo dan Presiden Trump dijadwalkan meneken dokumen perjanjian timbal balik, yang turut mencakup ketentuan mengenai tarif, saat keduanya melaksanakan pertemuan bilateral di Washington DC.

Presiden Prabowo tiba di Gedung Kamar Dagang AS sekitar pukul 16.49 waktu setempat, didampingi Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia, Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM sekaligus CEO Danantara Rosan Perkasa Roeslani, CIO Danantara Pandu Sjahrir, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, dan Duta Besar Republik Indonesia untuk Amerika Serikat Dwisuryo Indroyono Soesilo.

Baca Juga :
Peluang Sjafrie Sjamsoeddin Masuk Bursa Capres 2029, Begini Kata Pengamat Politik Ray Rangkuti
Presiden Prabowo Gelontorkan Rp72,75 Miliar untuk Beli Sapi di Aceh
Presiden Prabowo Tiba di AS, Bakal Bertemu Donald Trump

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Purbaya Pastikan THR PNS Cair Minggu Pertama Puasa
• 20 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
BNPB Kaji Penyesuaian Anggaran Huntap Insitu Terkait Wacana Penggunaan Atap Genteng di Sumatera
• 20 jam lalupantau.com
thumb
Dirut PO Cahaya Trans Jadi Tersangka Laka Maut Tewaskan 16 Orang di Tol Krapyak
• 4 jam lalurepublika.co.id
thumb
Urgensi RUU Perampasan Aset: Saat Kerugian Negara Lampaui Harta Sitaan…
• 20 menit lalukompas.com
thumb
Freeport Sepakat Beri Tambahan 12% Saham untuk RI Gratis
• 1 jam lalubisnis.com
Berhasil disimpan.