Penulis: Ridho Dwi Putranto
TVRINews, Jakarta
Kementerian Kebudayaan menegaskan komitmennya untuk memperkuat kolaborasi dengan Jaringan Kota Pusaka Indonesia (JKPI) dalam upaya melindungi, mengembangkan, dan memanfaatkan kebudayaan di berbagai daerah. Salah satu fokus utama adalah revitalisasi museum, cagar budaya, dan penguatan ekosistem ekonomi budaya.
Dalam pertemuan bersama perwakilan pemerintah daerah dan pengurus JKPI, Menteri Kebudayaan Fadli Zon menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah pusat dan daerah untuk memajukan kebudayaan nasional berbasis pusaka dan warisan budaya.
Fadli Zon mengungkapkan, upaya tersebut sangat diperlukan untuk memperkuat pelestarian budaya sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis kebudayaan.
“Kebudayaan bukan hanya untuk dilestarikan, tetapi juga harus menjadi kekuatan ekonomi dan identitas bangsa. Kolaborasi antara pusat dan daerah menjadi kunci dalam membangun ekosistem budaya yang berkelanjutan,” ujar Fadli Zon dalam keterangannya di Jakarta, Kamis, 19 Februari 2026.
Fadli Zon juga menjelaskan bahwa pemerintah tengah mendorong percepatan penetapan cagar budaya nasional serta pengakuan warisan budaya tak benda, termasuk melalui pengusulan ke UNESCO.
"Selain pengusulan baru, Indonesia juga akan mengusulkan warisan budaya melalui skema extension list dan joint nomination," kata dia.
Tidak hanya itu, pemerintah juga telah menyiapkan berbagai instrumen pendanaan dan dukungan program, seperti Dana Indonesiana serta Dana Alokasi Khusus (DAK) Nonfisik, yang diperuntukkan untuk museum, taman budaya, dan cagar budaya di daerah-daerah.
"Museum dan taman budaya menjadi infrastruktur penting yang perlu direvitalisasi secara kolaboratif antara pemerintah pusat, provinsi, dan kabupaten/kota," tambahnya.
Beberapa kota yang dianggap memiliki potensi besar dalam memperkuat ekosistem budaya antara lain Yogyakarta, Banda Aceh, Ternate, dan Ambon.
Di Ternate, misalnya, potensi pengembangan museum bertema tokoh naturalis Alfred Wallace dapat menjadi daya tarik baru. Sementara itu, di Ambon, pemerintah berencana memperingati 400 tahun tokoh ilmuwan Georg Eberhard Rumphius.
Fadli Zon juga menekankan bahwa program-program yang dilaksanakan tidak boleh berhenti pada kegiatan seremonial saja.
"Kita harus membangun ekosistem budaya di setiap sektor untuk menuju ekonomi budaya yang berkelanjutan," tegasnya.
Pertemuan tersebut juga menyoroti pentingnya pendampingan teknis dan dukungan pelestarian budaya. Kolaborasi yang erat antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan komunitas diharapkan dapat memperkuat pelestarian warisan budaya serta mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis budaya di seluruh Indonesia.
Menteri Kebudayaan berharap kerja sama antara Kementerian Kebudayaan, JKPI, dan pemerintah daerah dapat semakin intensif.
"Kolaborasi ini harus tidak hanya terbatas pada kegiatan seremonial, tetapi juga membangun sistem pelestarian kebudayaan yang berkelanjutan," pungkas Fadli Zon.
Editor: Redaktur TVRINews





