10 Negara yang Pangkas Jam Kerja Selama Puasa Ramadan

cnbcindonesia.com
5 jam lalu
Cover Berita
Foto: Seorang pekerja melintas di depan mural ilustrasi di Kementerian Ketenagakerjaan, Jakarta Selatan, Senin, (13/10/2025). (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)
Dafar Isi
  • Negara-Negara Teluk: Aturan Tegas dan Jelas
    • 1. Arab Saudi
    • 2. Bahrain
    • 3. Oman
    • 4. Kuwait
    • 5. Qatar
    • 6. Uni Emirat Arab: Aturan Berbeda Tiap Kawasan
  • Asia Tenggara: Pendekatan Lebih Fleksibel
    • 7. Indonesia
    • 8. Malaysia
    • 9. Mesir & Pakistan
    • 10. Turki

Jakarta, CNBC Indonesia - Selama Ramadan, umat Muslim berpuasa dari fajar hingga matahari terbenam. Karena puasa bisa memengaruhi stamina, banyak negara dengan mayoritas penduduk Muslim mengatur pengurangan jam kerja. Tujuannya agar pekerja bisa menyeimbangkan kewajiban profesional dan ibadah.

Namun, aturan jam kerja Ramadan tidak seragam di setiap negara. Ada yang menetapkan batas harian, ada yang membatasi total jam mingguan, dan ada pula yang menyerahkan fleksibilitas kepada masing-masing perusahaan.

Berikut gambaran kebijakan jam kerja Ramadan 2026 di berbagai negara, melansir dari Times of India, Kamis (19/2/2026):


Negara-Negara Teluk: Aturan Tegas dan Jelas 1. Arab Saudi

Di Arab Saudi, karyawan Muslim bekerja maksimal enam jam per hari atau 36 jam per minggu selama Ramadan. Pegawai sektor publik umumnya mengikuti pola enam jam kerja per hari.

Baca: 5 Kebiasaan Bikin Seret Rezeki Menurut Islam, Segera Tinggalkan!
2. Bahrain

Bahrain juga membatasi jam kerja karyawan Muslim menjadi enam jam per hari atau 36 jam per minggu selama bulan suci.

3. Oman

Oman menerapkan batas maksimal enam jam per hari atau 36 jam per minggu bagi pekerja Muslim saat Ramadan.

4. Kuwait

Di Kuwait, batas kerja selama Ramadan adalah 36 jam per minggu dan berlaku bagi semua pekerja tanpa memandang agama. Pegawai sektor publik biasanya bekerja enam jam per hari.

5. Qatar

Qatar menetapkan batas 36 jam kerja per minggu selama Ramadan dan berlaku untuk semua karyawan. Di kawasan Qatar Financial Centre, pekerja yang berpuasa tidak boleh bekerja lebih dari enam jam per hari.

Baca: Ternyata Kata 'Mudik' Itu Singkatan, Banyak Orang Tak Tahu Artinya
6. Uni Emirat Arab: Aturan Berbeda Tiap Kawasan

Uni Emirat Arab memiliki ketentuan khusus tergantung wilayah kerja.

  • Onshore UAE: Berdasarkan Undang-Undang Ketenagakerjaan, jam kerja dikurangi dua jam per hari selama Ramadan untuk semua karyawan, baik yang berpuasa maupun tidak.
  • Abu Dhabi Global Market (ADGM): Karyawan Muslim mendapat pengurangan 25% dari jam kerja harian tanpa pemotongan gaji.
  • Dubai International Financial Centre (DIFC): Karyawan Muslim tidak diwajibkan bekerja lebih dari enam jam per hari selama Ramadan dengan gaji tetap penuh.
Asia Tenggara: Pendekatan Lebih Fleksibel 7. Indonesia

Indonesia tidak memiliki aturan nasional yang mewajibkan pengurangan jam kerja di sektor swasta. Namun, banyak perusahaan menerapkan jam fleksibel atau pulang lebih awal. Instansi pemerintah biasanya menyesuaikan jam operasional selama Ramadan.

Baca: 4 Menu Sahur Ini Bikin Cepat Haus dan Lapar Saat Puasa, Hindari!
8. Malaysia

Malaysia memiliki pola serupa. Tidak ada aturan nasional khusus bagi sektor swasta, tetapi banyak perusahaan memberikan penyesuaian shift atau jam pulang lebih cepat. Kantor pemerintah umumnya memangkas jam kerja.

9. Mesir & Pakistan

Di Mesir, lembaga pemerintah biasanya beroperasi lima hingga enam jam per hari selama Ramadan, dan banyak perusahaan swasta mengikuti pola tersebut. Pakistan juga menerapkan jam kerja lima hingga enam jam per hari di kantor pemerintahan, dengan sektor swasta yang cenderung mengikuti.

10. Turki

Turki tidak memiliki aturan resmi pengurangan jam kerja selama Ramadan. Namun, banyak perusahaan menyesuaikan jadwal agar karyawan bisa masuk lebih pagi dan pulang lebih awal.

Negara Minoritas Muslim

Di negara seperti Amerika Serikat, Kanada, Inggris, Jerman, dan Prancis, Ramadan bukan hari libur nasional. Namun, banyak perusahaan memberi fleksibilitas, seperti work from home, penyesuaian jam kerja, atau ruang khusus untuk salat.

Prancis yang dikenal dengan kebijakan sekularisme ketat pun tetap memberi ruang terbatas di sejumlah tempat kerja, seperti perpanjangan waktu istirahat untuk berbuka.


(hsy/hsy)
Saksikan video di bawah ini:
Video: Indonesia Peringkat Kedua Klasemen Medali SEA Games 2025

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Hari Pertama Tahun Baru Imlek, 600 Warga Satu Desa di Shandong Bersujud Massal untuk Mengucapkan Selamat Tahun Baru
• 9 jam laluerabaru.net
thumb
NasDem: Sahroni Jadi Wakil Ketua Komisi III DPR RI Lagi Karena Sanksinya Tuntas
• 4 jam lalutvonenews.com
thumb
Surge (WIFI) Resmi Luncurkan IRA, Incar 5 Juta Pelanggan
• 13 jam lalubisnis.com
thumb
Bulan Valentine, Servis Motor Motor Honda Dapat Diskon 14%
• 2 jam lalumedcom.id
thumb
Rumah JK Ditabrak Mobil, Pelaku Ganti Rugi Rp25 Juta
• 7 jam lalucelebesmedia.id
Berhasil disimpan.