Warga Tangerang Terlindas Truk Tambang di Parung Panjang, Dedi Mulyadi Buka Suara sampai Beri Peringatan ini

grid.id
1 hari lalu
Cover Berita

Grid.IDWarga Tangerang terlindas truk tambang di Parung Panjang kini direspon Dedi Mulyadi. Gubernur Jabar langsung beri peringatan ini.

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi turut berduka atas meninggalnya warga Tangerang yang terlindas truk tambang di Parung Panjang, Kabupaten Bogor.

Terbaru, Dedi Mulyadi buka suara soal warga Tangerang terlindas truk tambang di Parung Panjang. Gubernur Jabar langsung beri peringatan.

Pernyataan tersebut disampaikan Dedi Mulyadi lewat unggahan terbaru di akun Instagram pribadinya pada Rabu (18/2/2026).

“Saya menyampaikan turut belasungkawa atas meninggalnya saudara Wawan warga Tangerang yang terlindas truk pengangkut bahan material berplat nomor W yang dimungkinkan ilegal di Parung Panjang,” ujar Dedi Mulyadi.

Menanggapi insiden yang menimpa warga Tangerang itu, Dedi menyoroti masih beroperasinya truk tambang ilegal di kawasan Parung Panjang. Ia juga memberikan peringatan keras kepada para pelaku penambangan ilegal yang tidak mematuhi kebijakan yang telah ditetapkannya.

Sebelumnya, Dedi Mulyadi telah menerbitkan Surat Edaran (SE) Gubernur Nomor 7920/ES.09/PEREK tertanggal 25 September 2025 mengenai penghentian aktivitas pertambangan. Namun pada kenyataannya, masih banyak truk tambang yang tetap beroperasi hingga kembali memicu kecelakaan dan memakan korban.

Dedi sebelumnya menjelaskan bahwa penghentian usaha tambang di Parung Panjang dilakukan demi melindungi ribuan warga dari risiko kecelakaan.

Ia juga menemukan data yang tidak wajar, di mana angka kecelakaan di wilayah tambang Kabupaten Bogor tergolong sangat tinggi. Dedi menegaskan, apabila para penambang tetap mengabaikan aturan, maka rentetan kecelakaan di Parung Panjang akan terus berulang.

“Nyawa akan berjatuhan setiap waktu, untuk itu semoga semua pihak menyadari,” katanya.

Selama ini, para penambang ilegal memanfaatkan jalan di Parung Panjang sebagai jalur distribusi hasil tambang. Menurut Dedi, persoalan kecelakaan di wilayah tersebut bukan semata-mata berkaitan dengan kepentingan ekonomi, tetapi juga menyangkut keselamatan masyarakat luas.

 

“Kita punya kepentingan ekonomi, tapi kita juga harus mempertimbangkan fasilitas publik yang dibangun dengan uang negara yang bersumber dari pajak kendaraan bermotor seluruh wilayah masyarakat, dan keselamatan orang lain. Nyawa itu memiliki harga yang tinggi,” papar Dedi Mulyadi.

Sebelumnya, Insiden kecelakaan fatal terjadi di Jalan Raya Moch Toha, Kecamatan Parung Panjang, Kabupaten Bogor. Seorang pengendara sepeda motor tewas setelah tersenggol dan terseret dump truk.

Peristiwa nahas tersebut berlangsung sekitar pukul 18.00 WIB pada Selasa (17/2/2026). Kejadian bermula ketika truk yang dikemudikan pria berinisial M melaju dari arah Parung Panjang menuju Tangerang.

"Di lokasi jalanan menurun, pengemudi truk tersebut tidak bisa menguasai laju kendaraannya," kata Plt Kanit Gakkum Satlantas Polres Bogor Ipda Ares Rahman kepada wartawan, dikutip dari Kompas.com.

Truk kemudian menyenggol bagian belakang sepeda motor Yamaha Mio Soul yang dikendarai korban berinisial WS di depannya. Akibatnya, korban terjatuh ke kolong truk dan terseret beberapa meter.

"Truk menabrak beton penutup parit lalu berhenti," tambahnya.

Dalam kejadian ini, korban WS mengalami luka pada bagian kaki, tangan, paha, dan punggung. Korban meninggal dunia di lokasi kejadian.

"Korban dibawa ke Puskesmas Parung Panjang," beber dia.

Kecelakaan lalu lintas di Parung Panjang memang kerap terjadi. Berdasarkan data yang sebelumnya disampaikan Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, selama periode 2019 hingga 2024 tercatat 195 orang meninggal dunia akibat kecelakaan di jalan tersebut.

Penyebabnya beragam, mulai dari terlindas, terserempet, hingga tabrakan dengan truk tambang. Selain korban jiwa, sebanyak 104 orang lainnya dilaporkan mengalami luka berat. (*)

 

Artikel Asli


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Eks Kapolres Bima AKBP Didik Dipecat! Terbukti Edarkan Narkoba
• 17 jam lalubisnis.com
thumb
Muhammadiyah Tak Buru-buru Kelola Tambang, Masih Kaji Komoditas Paling Tepat
• 18 jam lalusuara.com
thumb
Andra Soni Targetkan Perbaikan Jalan di Banten Selesai H-10 Lebaran
• 16 jam laludetik.com
thumb
Pantang Menyerah! Inter Milan Siap Buka Kembali Negosiasi untuk Boyong Manu Kone dari AS Roma di Bursa Transfer Musim Panas
• 4 jam lalutvonenews.com
thumb
Kemenkes dan WHO Teken Grant Agreement Biennium 2026–2027
• 3 jam lalutvrinews.com
Berhasil disimpan.