Pantau - Kantor SAR Banyuwangi memperluas area pencarian pada hari kedua terhadap pendaki bernama Muhammad Dzikri Maulana yang dilaporkan hilang di jalur Taman Wisata Alam Kawah Ijen.
Muhammad Dzikri Maulana, warga Desa Tamansari, Kecamatan Licin, sebelumnya mendaki bersama empat rekan namun terpisah saat tiba di puncak Kawah Ijen dan hingga kini belum ditemukan.
Operasi SAR hari kedua diawali dengan briefing pukul 06.30 WIB sebelum pembagian kekuatan menjadi dua Search and Rescue Unit.
Sebanyak 41 personel gabungan dari Kantor SAR Banyuwangi, BPBD, Polsek dan Koramil Licin, KSDA Gunung Ijen, Banyuwangi SAR Independen, serta warga setempat diterjunkan dalam pencarian.
SRU 1 menyisir jalur pendakian Paltuding hingga Puncak Kawah Ijen sepanjang kurang lebih 3,6 kilometer menggunakan metode hasty search.
SRU 2 melakukan pencarian di sekitar lokasi kejadian dengan pola open grid type II seluas kurang lebih 1 kilometer persegi guna memperluas cakupan dan memastikan tidak ada area terlewat.
Cuaca di lokasi dilaporkan berawan dan relatif mendukung, namun tim tetap memprioritaskan keselamatan seluruh personel selama operasi berlangsung.
Kepala Kantor SAR Banyuwangi I Made Oka Astawa menegaskan pencarian dilakukan secara terkoordinasi dan sistematis dengan mengoptimalkan jalur utama serta memperluas area grid.




