Yamaha Belum Jual Motor Listrik di Indonesia, Sebut Masih Hati-hati

kumparan.com
3 jam lalu
Cover Berita

Head of Public Relations YRA, dan Community Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM), Rifki Maulana mengungkap alasan dibalik belum dimulainya era elektrifikasi Yamaha untuk pasar Indonesia.

Ia menjelaskan bahwa pabrikan tiga garpu tala tersebut masih melakukan studi, khususnya dalam mencapai strategi yang tepat untuk memasarkan sepeda motor setrum mereka.

”Yamaha Indonesia sendiri masih studi, kami masih sangat hati-hati terutama untuk strategi EV (electric vehicle) bagaimana caranya untuk masuk ke Indonesia,” buka Rifki saat dijumpai di Bandung, Minggu (15/2/2026).

Lebih lanjut, Rifki memandang alur penjualan produk motor listrik di Indonesia masih dipengaruhi oleh sejumlah hal, seperti penerapan insentif dan segmentasi yang dituju.

”EV itu kondisinya saat ini di Indonesia mungkin ada yang menunggu insentif atau melihat market paling besar di mana,” imbuhnya.

Strategi itu cukup berbeda dengan apa yang dipertimbangkan Yamaha. Pabrikan asal Hamamatsu, Jepang ini lebih mengedepankan kesesuaian produk terhadap regulasi serta kualitas yang diberikan kepada konsumen Tanah Air.

”Yamaha tu menyediakan compliance dan quality product. Hal-hal seperti itu yang kami sangat hati-hati. Karena tidak serta merta bisa masuk, tapi akhirnya bisnisnya tidak sesuai ekspektasi.

Rifki pun menampik jika pihaknya dinilai menunggu insentif. “Nggak (menunggu insentif). Karena (kebijakan) insentif sudah keluar, bahkan sudah diberhentikan. Intinya kita masih berhati-hati,” ucap Rifki.

Bicara produk sepeda motor listrik, Yamaha sejatinya telah melakukan studi menggunakan unit Yamaha E01 di Indonesia sejak 2022 silam. Namun, hingga kini belum ada kejelasan lebih lanjut.

”Kalau E01 sebenarnya itu memang project dari YMC (Yamaha Motor Corporation) sebagai proof of concept. Semua data sudah didapatkan dan diolah oleh YMC, tapi untuk detailnya saya tidak tahu,” katanya.

Berselang tiga tahun, tepatnya pada 2025, YMC kembali melakukan pengujian motor listrik Yamaha Neo’s dengan melibatkan salah satu perusahaan ojek online.

Mengulik sedikit spesifikasinya, Yamaha E01 mengandung baterai Lithium-ion berkapasitas 4,9 kWh dengan daya tempuh 104 kilometer. Sementara, Yamaha Neo’s dibekali dua baterai Lithium-ion 51,1 volt 23,2 Ah yang memiliki kemampuan jelajah 74 kilometer.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Kecil Kemungkinan Teddy Jadi Cawapres, Tidak Pas Secara Etika Politik
• 10 jam lalujpnn.com
thumb
Algoritma Ramadhan: Ujian Spiritual di Era Digital
• 19 jam lalukumparan.com
thumb
BRIN Soroti Risiko Kronis Usai Insiden Pencemaran Sungai Cisadane
• 11 jam laluliputan6.com
thumb
Waspadai Makanan dan Minuman Manis Selama Bulan Puasa
• 18 jam lalukompas.id
thumb
Kerupuk Kulit Babi vs Sapi, Kenali Ciri-ciri dan Perbedaannya, Yuk!
• 14 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.