Hari kedua pembagian takjil drive thru di depan Sportarium Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) disambut antusias mahasiswa, pada Kamis (19/2).
Pada Ramadan tahun ini, UMY membagikan 4 ribu takjil gratis per hari di bulan Ramadan untuk mahasiswa.
Pantauan kumparan, ratusan mahasiswa telah mengantre dengan sepeda motor sejak pukul 15.00 WIB. Setelah dipersilakan panitia, para mahasiswa mulai melaju dan mengambil takjil yang telah disediakan.
Zabrina, mahasiswa Kedokteran Umum UMY yang berada di barisan depan mengaku mengantre sejak pukul 14.00 WIB.
"Tadi berangkatnya dari belakang pas tadi baru nyampai terus buka jalur yang ini (kiri) terus maju. Sejak jam 2 (siang)," kata Zabrina.
Mahasiswi semester 4 ini sudah tahun kedua mengikuti takjil drive thru. Hanya perlu menunjukkan kartu mahasiswa dia sudah dapat menu berbuka gratis
"Jujur asyik. Menunya enak. Ayam daging," katanya.
Icha, mahasiswi Ilmu Komunikasi semester 9 mengatakan antrean ini dibuka setelah ashar. "Udah sering ikut setiap tahun. (Ini dibuka) habis ashar," katanya.
Sebagai anak kos program ini membantunya. "Bisa hemat sebagai anak kos," katanya.
"Menu ganti-ganti tiap hari, ada ayam, ada beef. Setiap hari," pungkasnya.
Hari ini menu yang disuguhkan nasi beef blackpepper, tumis baby buncis, bakso ikan, tempe goreng, dan es cocopandan.
Sebelumnya, Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) membagikan 4 ribu takjil gratis per hari di bulan Ramadan untuk mahasiswa. Pembagian takjil dimulai Rabu (18/2) kemarin. Takjil gratis akan berlangsung selama 20 hari.
Ada dua skema pendistribusian takjil, yakni drive thru di Selasar Gedung Ar Fachruddin A serta pembagian langsung di Masjid KH Ahmad Dahlan, Kampus Terpadu UMY.
"Program ini dijalankan setiap hari selama kurang lebih 20 hari. Biasanya memasuki 10 hari terakhir, sebagian mahasiswa sudah mulai mudik sehingga pada hari ke-15 dan seterusnya jumlah penerima cenderung menurun," kata Rektor UMY, Achmad Nurmandi dalam keterangan yang diterima kumparan, Kamis (19/2).
Pelaksanaan efektif 20 hari awal Ramadan karena saat itu mahasiswa masih aktif berkuliah dan beraktivitas di kampus.
Program ini termasuk distribusi dengan skema drive thru rutin dilaksanakan beberapa tahun terakhir.
Achmad Nurmandi mengatakan takjil yang dibagikan tak sekadar mengenyangkan tetapi terpenuhi gizi, protein, vitamin, karbohidrat, dan nutrisi lainnya.
"Menu kami upayakan bergizi seimbang. Ada protein, sayur-mayur, dan vitamin. Sumber protein juga diperhatikan, baik hewani maupun nabati. Jadi mahasiswa tidak hanya sekadar berbuka, tetapi juga mendapatkan asupan yang sehat setelah seharian berpuasa," katanya.





