BI: Bank terima insentif KLM Rp427,5 T per pekan pertama Februari 2026

antaranews.com
18 jam lalu
Cover Berita
Jakarta (ANTARA) - Bank Indonesia (BI) mencatat bahwa insentif likuiditas makroprudensial (KLM) yang telah diterima perbankan mencapai Rp427,5 triliun per minggu pertama Februari 2026, dengan alokasi pada lending channel sebesar Rp357,9 triliun serta interest rate channel Rp69,6 triliun.

“Penguatan KLM terus ditempuh untuk turut mendorong akselerasi pertumbuhan ekonomi,” kata Gubernur BI Perry Warjiyo dalam konferensi pers hasil Rapat Dewan Gubernur (RDG) BI secara daring di Jakarta, Kamis.

Berdasarkan kelompok bank, KLM tersebut disalurkan masing-masing kepada bank BUMN sebesar Rp207,1 triliun, bank umum swasta nasional (BUSN) sebesar Rp184,8 triliun, bank pembangunan daerah (BPD) sebesar Rp28,5 triliun, dan kantor cabang bank asing (KCBA) sebesar Rp7,1 triliun.

Secara sektoral, KLM telah disalurkan kepada sektor-sektor prioritas mencakup sektor pertanian, industri, dan hilirisasi; sektor jasa termasuk ekonomi kreatif; sektor konstruksi, real estate, dan perumahan; serta sektor UMKM, koperasi, inklusi, dan berkelanjutan.

KLM merupakan insentif yang diberikan melalui pengurangan giro bank di BI dalam rangka pemenuhan giro wajib minimum (GWM) yang wajib dipenuhi secara rata-rata.

Implementasi KLM diperkuat sejak 16 Desember 2025, diarahkan untuk mendorong penyaluran kredit/pembiayaan perbankan kepada sektor tertentu yang ditetapkan bank sentral (lending channel) serta penetapan suku bunga kredit/persentase imbalan pembiayaan perbankan yang sejalan dengan arah suku bunga kebijakan BI (interest rate channel).

“Dengan penguatan KLM, insentif yang lebih tinggi diberikan bagi bank yang lebih responsif dalam menurunkan suku bunga kredit baru sejalan dengan arah penurunan suku bunga kebijakan Bank Indonesia,” kata Perry.

Terkait besarannya, insentif KLM yang berasal dari lending channel ditetapkan paling tinggi sebesar 4,5 persen. Sedangkan insentif yang berasal dari interest rate channel paling tinggi sebesar 1,0 persen.

Deputi Gubernur Senior BI Destry Damayanti mengatakan bahwa penguatan KLM, terutama yang ditujukan untuk mendorong penurunan bunga kredit perbankan, menunjukkan hasil positif dan mendukung berjalannya transmisi bunga acuan (BI-Rate).

“Kalau kita lihat suku bunga kredit yang eksisting, memang turun tapi sekitar 40 basis poin. Kalau kita lihat yang baru (kredit baru), itu turunnya sudah mencapai 75 basis poin dibandingkan dengan BI-Rate kita yang sejak 2025 kemarin turun 125 basis poin,” kata Destry.

Ia menambahkan bahwa insentif KLM yang telah dimanfaatkan mencapai sekitar 4,83 persen dari DPK, sementara batas maksimalnya sebesar 5,5 persen.

Karena insentif ini berasal dari pengurangan GWM, maka masih terdapat ruang sekitar 0,7 persen yang dapat dimanfaatkan untuk memperoleh insentif tersebut.

“Jadi kami akan terus mendorong bank-bank untuk bisa dan terus menyalurkan kepada sektor-sektor prioritas seperti sektor padat karya, sektor hilirisasi, perumahan, dan seterusnya. Atau juga kepada penurunan dari lending rate itu sendiri,” kata Destry.

Dari sisi permintaan, Destry melihat kinerja korporasi terus membukukan pertumbuhan yang meningkat sehingga diharapkan ikut mendorong permintaan kredit. Pada Januari 2026, kredit perbankan sedikit meningkat dari bulan sebelumnya menjadi sebesar 9,96 persen (year on year/yoy).

Sementara dari sisi penawaran, likuiditas perbankan tetap memadai. Per Januari 2026, alat likuid terhadap dana pihak ketiga (AL/DPK) tercatat sebesar 27,54 persen dan DPK tumbuh tinggi sebesar 13,48 persen (yoy).

“Ada undisbursed loan sekitar Rp2.500 triliun yang tentunya ini menunggu waktunya untuk di-disbursed pada saat ada permintaan muncul,” kata Destry.



Baca juga: Tampil perdana di RDG BI, Thomas pastikan ketahanan bank tetap kuat

Baca juga: BI: Kredit tumbuh 9,96 persen pada Januari, ditopang segmen investasi

Baca juga: BI: Rupiah “undervalued” dibandingkan fundamental ekonomi RI


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Breaking News! Mantan Kapolres Bima Kota AKBP Didik Putra Kuncoro Dipecat
• 20 jam lalurctiplus.com
thumb
12 Saksi Dipanggil Dalami Kasus Rasuah Bupati Sugiri Sancoko
• 1 jam lalumetrotvnews.com
thumb
KPK Periksa PNS Cholid Mawardi dalam Kasus Dugaan Suap Pajak Ditjen Pajak
• 21 jam lalumediaindonesia.com
thumb
Jumlah Korban Tewas Gaza Tembus 75.000, Studi The Lancet Ungkap Fakta Baru
• 18 menit lalumetrotvnews.com
thumb
Bukan Salah, Van Dijk Nilai Sosok Ini Layak Jadi Kapten Masa Depan Liverpool
• 12 jam lalutvonenews.com
Berhasil disimpan.