Muhadkly Acho Naik Level, Debut Jadi Produser di Gak Ada Matinya!

mediaindonesia.com
7 jam lalu
Cover Berita

MUHADKLY Acho, sosok di balik film Indonesia terlaris sepanjang masa, kini menjajal tantangan baru di balik layar. Setelah berkali-kali menulis dan menyutradarai film, bahkan menjadi konsultan komedi, kali ini Acho resmi debut sebagai produser lewat film terbaru berjudul Gak Ada Matinya!.

Dalam proyek ini, Acho dipercaya Manoj Punjabi dari MD Pictures untuk mengolah gagasan kreatif sekaligus memimpin arah produksi.

“Ini pertama kalinya saya debut sebagai produser. Senang sekali MD Pictures memberi kesempatan dan kebebasan kreatif untuk membuat sebuah produk yang menurut saya unik, karena komedinya belum pernah saya buat sebelumnya,” kata Acho saat konferensi pers di MD Place, Setiabudi, Jakarta Selatan, Rabu (18/2).

Baca juga : Capai 10,5 Juta Penonton, Agak Laen Siap Geser Avengers: Endgame

Lewat Gak Ada Matinya!, Acho memasukkan unsur komedi gelap dengan tema kematian. Baginya, komedi bisa lahir dari sudut pandang mana pun, termasuk dari tragedi.

“Premis utama film Gak Ada Matinya! adalah ketika ada seorang anak terlilit utang KPR dan enggak akrab sama bapaknya. Harusnya dia bisa minta tolong, tapi gengsi karena enggak akur. Tiba-tiba bapaknya meninggal, dia sudah merencanakan dapat uang asuransi. Eh, di perjalanan bapaknya bangun lagi karena ternyata cuma mati suri,” jelas Acho.

Film ini dibintangi Oki Rengga, Mikha Tambayong, Mathias Muchus, Fedi Nuril, Lolok, Yoshi Sudarso, Gita Bhebhita, dan Benidictus Siregar. Kursi sutradara ditempati Etienne Caesar.

Baca juga : Film Agak Laen: Menyala Pantiku! Bikin Rekor, Acho: Lupakan 10 Juta Penontonnya!

Acho juga kembali bekerja dengan sejumlah nama yang sebelumnya tampil bersama di film Agak Laen: Menyala Pantiku! seperti Oki Rengga, Gita Bhebhita, Lolok, dan Benidictus Siregar. Namun, ia menegaskan pemilihan pemain bukan sekadar “mengangkut” dari film sebelumnya.

“Sebetulnya enggak ada niatan angkut pemain dari film mana. Tapi karena bukan saya yang nulis ceritanya, pas saya lihat karakternya dan kebutuhannya, saya merasa itu ada di Oki, Gita, Lolok, dan Beni,” ujar Acho.

Menariknya, Gak Ada Matinya! juga akan mengangkat dinamika keluarga Batak. Menurut Acho, kultur Batak kini kian lekat dengan pop culture dan membuka ruang cerita yang lebih luas, tak melulu berpusat pada Jakarta.

“Somehow Batak tuh sekarang udah jadi pop culture juga. Jadi kita enggak melulu Jakartasentris. Enggak ada salahnya bikin keluarga dari latar belakang orang Sumatra,” tutupnya.

Gak Ada Matinya! dijadwalkan tayang di bioskop Indonesia pada 2026. (Z-10)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Cerita Warga Berburu Takjil di Kampung Jawa, Bali
• 6 jam lalukumparan.com
thumb
Liga Italia Terancam Tanpa Wakil di Liga Champions, Presiden Inter Milan: Sepak Bola Kita Sudah Menurun
• 17 jam lalutvonenews.com
thumb
Hinaan Digital dan Krisis Etika di Konflik Korea–Asia Tenggara
• 6 jam lalukumparan.com
thumb
Eks Sekjen Kemnaker Akui Terima Rp 125 Juta dari Agen TKA Usai Pensiun
• 13 jam laludetik.com
thumb
BI Jember Siagakan 31 Titik Penukaran Resmi, Rp1,93 Triliun Disiapkan untuk Amankan Peredaran Uang Lebaran 2026
• 11 jam lalurealita.co
Berhasil disimpan.