Beauties, hubungan antara kakak-adik perempuan punya dinamika yang unik, bukan? Kadang kamu bisa jadi sahabat terbaik, kadang bisa jadi musuh bebuyutan, tapi satu hal yang pasti, yaitu ikatan darah nggak bisa diputus begitu saja. Nah, hubungan yang kompleks ini sering banget jadi tema menarik dalam novel, mengeksplorasi cinta, pengorbanan, persaingan, dan kekuatan ikatan keluarga.
Novel-novel tentang persaudaraan perempuan ini nggak cuma sekadar kisah dua perempuan yang kebetulan punya orang tua yang sama. Mereka mengeksplorasi bagaimana kepribadian yang berbeda bisa bertabrakan namun saling melengkapi, bagaimana trauma masa kecil membentuk hubungan dewasa, dan bagaimana cinta antar saudara bisa bertahan melewati jarak, waktu, bahkan kematian. Simak rekomendasinya, yuk!
1. The Vanishing Half - Brit BennettNovel kedua Brit Bennett ini adalah kisah keluarga lintas generasi yang brilian tentang kembar identik Vignes, Stella dan Desiree. Mereka tumbuh di Mallard, Louisiana tahun 1950-an, sebuah kota kecil yang didirikan oleh mantan budak yang hanya menerima orang berkulit terang. Pada usia 16 tahun, kedua kembar ini kabur dari rumah bersama-sama.
Namun, pilihan hidup mereka sangat berbeda. Stella memutuskan untuk berpura-pura sebagai orang kulit putih, menikah dengan pria yang nggak tahu apa pun tentang masa lalunya, dan hidup dalam kebohongan konstan. Sementara Desiree kembali ke Mallard dengan putrinya yang berkulit gelap setelah melarikan diri dari suami yang kasar, hidup dengan identitas aslinya meski penuh perjuangan.
Bennett dengan brilian mengeksplorasi tema diskriminasi warna kulit dan harga yang harus dibayar untuk identitas baru. The Vanishing Half adalah perenungan yang kuat tentang bagaimana masa lalu membentuk keputusan kita dan bagaimana ikatan darah tetap ada meski terpisah jarak dan kebohongan.





