HARIAN FAJAR, JAKARTA – Meski kompetisi Liga Super Indonesia musim 2026/2027 masih jauh, tiga raksasa sepak bola nasional yaitu Persib Bandung, Persija Jakarta, dan Persebaya Surabaya sudah mulai bergerak aktif di bursa transfer untuk memperkuat skuad mereka. Manuver awal ini menandai persaingan sengit dalam membidik pemain naturalisasi dan pemain berkualitas tinggi demi meraih prestasi maksimal di musim mendatang.
Persib Bandung dan Target Kiper Eredivisie
Persib Bandung dikabarkan tengah mengincar Ronald Koeman Jr, kiper utama SC Telstar yang kontraknya akan habis musim panas 2026. Kabar ini pertama kali diungkap oleh akun Instagram media Belanda @voetbalprimeur, yang menyebutkan peluang besar bagi Persib untuk mendapatkan Koeman Jr dengan status bebas transfer. Jika negosiasi perpanjangan kontrak dengan klub Eredivisie tersebut gagal, Persib hanya perlu menyepakati gaji dan durasi kerja sama dengan sang penjaga gawang.
Secara statistik, Ronald Koeman Jr tampil solid dengan 37 kebobolan dan tiga clean sheet dari 22 pertandingan Liga Eredivisie musim 2025/2026, serta satu clean sheet di KNVB Beker. Performanya ini menjadi daya tarik tersendiri bagi Maung Bandung.
Persija dan Persib Berebut Joey Pelupessy
Persija Jakarta juga tidak tinggal diam dalam bursa transfer. Gelandang naturalisasi Timnas Indonesia, Joey Pelupessy, menjadi incaran kedua klub tersebut karena kontraknya yang akan habis pada akhir musim ini. Indikasi ketertarikan Persija terlihat dari unggahan akun fans base @fanatisme_persija yang memberi kode dengan foto lama Joey Pelupessy disertai emoji loading dan lirikan mata, menandakan kemungkinan transfer yang sedang diproses.
Hal ini diperkuat oleh akun @liga_dagelann yang menyebut potensi pemain naturalisasi bergabung ke Liga Super musim depan cukup terbuka. Persaingan antara Persib dan Persija dalam merekrut pemain ini menunjukkan betapa ketatnya bursa transfer di awal musim.
Kegagalan Persib di AFC Champions League Two dan Dampaknya
Persib Bandung baru saja mengakhiri kiprah mereka di AFC Champions League Two (ACL Two) 2025/2026 setelah kalah agregat 1-3 dari Ratchaburi FC. Meskipun menang 1-0 pada leg kedua di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, gol tunggal Andrew Jung tidak cukup untuk membalikkan keadaan setelah kekalahan telak 0-3 di leg pertama di Thailand.
Pelatih Bojan Hodak berusaha meningkatkan serangan dengan memasukkan pemain seperti Layvin Kurzawa dan Beckham Putra, namun Persib tetap kesulitan mengejar defisit agregat, apalagi setelah Uilliam Barros mendapat kartu merah menjelang turun minum. Kegagalan ini menjadi alarm bagi Persib untuk melakukan evaluasi menyeluruh, terutama terkait kedalaman skuad dan disiplin pemain.
Transfer Gagal dan Peluang Kembali di Bursa Transfer
Publik kembali membahas kegagalan transfer dua pemain keturunan Indonesia, Ragnar Oratmangoen dan Ole Romeny, yang sempat dikaitkan dengan Persib. Faktor kedekatan budaya dan potensi chemistry dengan pemain seperti Thom Haye menjadi alasan daya tarik tersendiri bagi Maung Bandung.
Ragnar Oratmangoen juga sempat dikabarkan masuk radar Persebaya Surabaya, meski rumor itu tidak berujung pada kesepakatan resmi. Kini, dengan evaluasi pasca-kegagalan di ACL Two, peluang untuk membuka kembali transfer pemain seperti mereka semakin terbuka demi memperkuat lini depan dan sayap Persib menghadapi musim baru.
Persebaya Surabaya dan Langkah Awal Bursa Transfer
Selain Persib dan Persija, Persebaya Surabaya juga mulai bersiap dengan menargetkan pemain grade A untuk meningkatkan kualitas tim. Meskipun belum ada konfirmasi resmi, rumor keterlibatan Persebaya dalam perburuan pemain naturalisasi menunjukkan kesiapan klub dalam menghadapi persaingan kompetisi musim depan.
Ketiga klub klasik ini menunjukkan keseriusan dalam memperkuat skuad dengan strategi transfer yang matang, menandai bursa transfer musim 2026/2027 akan sangat dinamis dan penuh persaingan.




