Presiden PKS: Nggak Bisa Elite Koalisi Permanen Sendiri, Harus Sama Rakyat

suara.com
3 jam lalu
Cover Berita
Baca 10 detik
  • Presiden PKS Almuzzammil Yusuf menyatakan koalisi permanen berorientasi pada kepentingan bangsa dan negara, bukan elite.
  • Pernyataan tersebut disampaikan Almuzzammil saat menanggapi wacana koalisi permanen di NasDem Tower, Jakarta Pusat, Kamis (19/2/2026).
  • Koalisi permanen wajib menyatukan kehendak rakyat dengan keinginan para elite demi tujuan berbangsa.

Suara.com - Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Almuzzammil Yusuf menilai koalisi permanen adalah koalisi yang mengedepankan kepentingan bangsa dan negara, bukan kepentingan para elite.

Hal itu disampaikan Almuzzammil saat menanggapi wacana pembentukan koalisi permanen oleh partai politik.

"Saya kira koalisi permanen itu permanennya adalah kepentingan bangsa dan negara. Itu yang permanen. Nggak bisa permanen diperkecil menjadi kepentingan elite, itu tidak boleh," kata Almuzzammil usai buka puasa bersama di NasDem Tower, Jakarta Pusat, Kamis (19/2/2026).

Almuzzammil menegaskan kembali bahwa makna koalisi permanen adalah koalisi dalam kerangka membangun bangsa dan negara demi kepentingan terbaik bagi rakyat.

"Iya, saya kira saya garis bawahi, koalisi permanen kita atas nama elite harus bersatu dengan atas nama rakyat. Di situ. Nggak bisa elite koalisi sendiri, rakyat koalisi sendiri, ini nggak," kata Almuzzammil.

"Saya kira apa yang terjadi di Nepal itu seperti itu. Sekarang rakyat sudah sangat pandai, sangat kritis. Nepal bisa seperti itu, Bulgaria bisa seperti itu ya, kita juga mengalami di Agustus kemarin," sambungnya.

Menurut Almuzzammil, koalisi permanen harus mampu mempertemukan kehendak rakyat dengan keinginan elite.

"Itu bersatu. Itulah yang ada di tujuan berbangsa-bernegara kita di Konstitusi. Saya kira itu titik tolaknya," kata Almuzzammil.

Baca Juga: Habibie dan Etika Politik yang Hilang:Ketika Negara Menjadi Utang Politik


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Ramadan 2026 di Gaza: Sahur di Tengah Krisis Pangan dan Serangan
• 11 jam lalucelebesmedia.id
thumb
Psikolog Ingatkan: Tak Hanya Bebani Pekerja, Overwork Bisa Guncang Stabilitas Perusahaan
• 12 jam lalukompas.com
thumb
Viral Warga Ciamis Mengadu Gak Sanggup Bayar Mobil Desa untuk Bawa Lansia yang Sakit, Dedi Mulyadi Beri Respon
• 17 jam lalugrid.id
thumb
Belum Terima Ganti Rugi, Korban Gusuran Waduk Kedung Ombo Gugat Gelar Pahlawan Nasional Soeharto
• 22 jam lalumediaindonesia.com
thumb
Di Awal Ramadan, Puan Bicara Kekuatan Semangat Gotong Royong di Lingkungan DPR
• 5 jam lalumetrotvnews.com
Berhasil disimpan.