Bisnis.com, SEMARANG — Harga komoditas cabai di Pasar Johar, Kota Semarang mulai merangkak naik jelang bulan suci Ramadan 1447 Hijriah. Kenaikan harga cabai sudah dirasakan sejumlah pedagang di Pasar Johar dalam sepekan terakhir, dan diperkirakan masih akan berlanjut hingga memasuki bulan puasa.
Salah satu pedagang cabai di Pasar Johar, Suwarno, menuturkan bahwa harga cabai di lapak dagangannya sudah mulai mengalami kenaikan sejak beberapa hari terakhir.
Selain itu, di antara berbagai jenis cabai, kenaikan paling signifikan terjadi pada cabai rawit merah dan cabai keriting merah.
“Buat cabai ini kan udah mulai naik dari seminggu yang lalu dan naik terus sampai hari ini, tiap hari ada kenaikan. Yang paling naik itu cabai rawit merah dan cabai keriting merah. Pas kemarin turun itu sempat harganya Rp65.000, tapi sekarang harganya sudah Rp85.000 per kg,” tutur Suwarno saat ditemui di lapak dagangannya di Pasar Johar, dikutip Kamis (19/2/2026).
Sementara itu, untuk komoditas cabai merah, Suwarno mengungkapkan kenaikan tidak terlalu signifikan dibandingkan dengan harga normal. “Kalau cabai merah kemarin itu normalnya Rp30.000, sekarang jadi Rp35.000, naik sekitar Rp5.000. Kalau cabai hijau itu, naiknya kondisional ya, pas lagi kosong yang naik drastis. Tapi buat sekarang cabai hijau harganya Rp15.000-20.000 per kg,” tambah Suwarno.
Memasuki bulan Ramadan, Suwarno menyebut bahwa kenaikan harga cabai berpotensi terus terjadi. Lebih lanjut, terkait kenaikan harga cabai saat ini, dia mengaku banyak pembeli yang kini mengurangi jumlah belanja cabai mereka.
“Kemungkinan baik ya, karena kebutuhan dan permintaan juga banyak. Kalau Ramadan biasanya tidak bisa turun. Terus pembeli sekarang itu agak berkurang (jumlah belanja), kalau yang punya usaha kuliner itu biasanya mereka beli 5 kg, sekarang belinya dikurangi jadi 2-3 kg,” ungkapnya.
Tak hanya Suwarno, kenaikan harga cabai jelang bulan Ramadan juga dirasakan oleh pedagang lain di Pasar Johar, Heri Hermawan. Heri menuturkan bahwa harga cabai rawit di lapak dagangannya naik cukup drastis.
“Cabai rawit itu sekarang sampai harga Rp80.000 per kg, minggu kemarin itu masih di harga Rp70.000-75.000,” tutur Heri saat ditemui di lapak dagangannya.
Lebih lanjut, Heri juga mengungkap bahwa jumlah cabai yang biasa dibeli pembeli juga cenderung menurun akibat kenaikan harga cabai jelang bulan Ramadan 2026.
“Kalau di sini biasanya beli buat konsumsi pribadi, sekarang belinya jadi lebih sedikit, misalnya biasanya beli 5 kg sekarang jadi 2 kg. Sekarang juga kalo ambil dari pemasok 70 kg yang terjual itu 40 kg,” tambahnya.
Mengenai periode bulan puasa, Heri menyebut bahwa harga cabai masih cenderung fluktuatif selama bulan Ramadan nanti. “Untuk kenaikan ke depannya belum tahu ya, tapi biasanya sempat ada turun harga. Terus nanti pas mau Lebaran baru naik lagi harganya,” tutup Heri.
Baca Juga
- Bapanas Ungkap Biang Keladi Harga Cabai Rawit Meroket, Sebut Bakal Intervensi
- BPS: Harga Cabai Rawit Melonjak, Tertinggi Capai Rp200.000 per Kg
- Jelang Ramadan, Harga Cabai Rawit di Garut Tembus Rp100.000 per Kg
Pedagang menjual aneka jenis cabai di Pasar Johar, Kota Semarang/Bisnis-Fadya Jasmin Malihah





