JAKARTA, KOMPAS.TV - Memasuki usia 30-an, stamina tubuh mulai mengalami perubahan. Energi tak lagi sekuat saat berusia 20-an, apalagi saat harus menjalani ibadah puasa. Lalu bagaimana cara tetap bugar tanpa mengorbankan kesehatan?
Dokter spesialis kedokteran olahraga, dr. Risky Dwi Rahayu, M.Gizi, Sp. K.O, membagikan sejumlah strategi agar tubuh tetap prima selama berpuasa, khususnya bagi mereka yang sudah memasuki usia kepala tiga.
Dalam acara temu media daring, dr. Risky menekankan pentingnya mengatur pola istirahat dan olahraga secara cermat.
Menurutnya, salah satu langkah sederhana namun efektif adalah meluangkan waktu untuk tidur siang singkat di sela aktivitas.
Baca Juga: Ramadan Sehat, Kemenkes Imbau Pilih Menu Berbuka Puasa yang Tepat
Lulusan Universitas Indonesia itu menjelaskan, tidur siang dapat membantu menutup kekurangan waktu tidur akibat bangun lebih awal untuk sahur.
Selain itu, tubuh mendapat kesempatan untuk memulihkan energi sejenak agar tidak mudah lemas sepanjang hari.
Istirahat singkat ini menjadi strategi realistis bagi pekerja aktif yang tetap harus produktif selama bulan Ramadan.
Olahraga Tetap Perlu, Asal Tahu Aturannya
Selain menjaga waktu istirahat, dr. Risky yang berpraktik di RS Pondok Indah-Bintaro Jaya, juga menegaskan olahraga tetap penting dilakukan saat berpuasa.
Namun, jenis dan intensitasnya harus disesuaikan dengan kondisi fisik masing-masing individu.
Untuk menjaga kesehatan jantung dan paru-paru, ia merekomendasikan latihan aerobik.
Penulis : Ade Indra Kusuma Editor : Edy-A.-Putra
Sumber : Antara
- tips puasa sehat
- olahraga saat puasa
- ramadan 2026
- cara tetap bugar saat berpuasa
- berpuasa
- tips puasa





