JAKARTA, KOMPAS.TV - Hujan melanda wilayah DKI Jakarta pada Jumat (20/2/2026). Sebelumnya, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) telah mengeluarkan rilis bertajuk "Waspada Potensi Hujan Signifikan Selama Libur Imlek dan Awal Bulan Ramadhan!" di Jakarta pada 16 Februari lalu.
Berdasarkan pemaparan BMKG, hujan ini merupakan dampak dari dinamika atmosfer yang bergerak aktif. Penguatan Monsun Asia membawa aliran angin baratan, sehingga mempercepat pertumbuhan awan konvektif di wilayah Indonesia bagian barat dan selatan.
Anomali Outgoing Longwave Radiation (OLR) yang mencatat nilai negatif turut mendorong perluasan tutupan awan di langit Indonesia.
Pembentukan awan hujan secara masif tidak berdiri sendiri. BMKG mencatat kombinasi sejumlah fenomena alam memicu cuaca ekstrem dalam sepekan ke depan:
- La Nina: Indikator nilai SOI dan Niño3.4 menunjukkan status La Nina lemah, memicu penambahan massa uap air.
- Aktivitas MJO: Fenomena Madden Julian Oscillation (MJO) berada pada fase Indian Ocean.
- Gelombang Atmosfer: Gelombang Rossby Ekuator, Gelombang Kelvin, dan pergerakan Low Frequency menyumbang proses konvektif di perairan dan daratan.
- Sirkulasi Siklonik: Muncul di wilayah Samudera Hindia barat Aceh hingga Samudera Pasifik utara Papua, dipadukan dengan indeks surge yang memindahkan uap air ke wilayah Indonesia.
Baca Juga: BMKG Peringatkan Cuaca Signifikan di 9 Wilayah Jumat 20 Februari, Banten Hujan Lebat
Peringatan Wilayah Terdampak
Untuk periode 20-23 Februari 2026, BMKG memasukkan DKI Jakarta dalam daftar wilayah dengan potensi hujan intensitas sedang hingga lebat.
Wilayah lain yang masuk daftar ini mencakup Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, Daerah Istimewa Yogyakarta, hingga Papua.
BMKG juga menetapkan status Siaga (hujan lebat hingga sangat lebat) untuk Jawa Timur, Bali, dan Papua Pegunungan.
Sementara itu, potensi angin kencang mengancam 20 provinsi, terbentang dari Kepulauan Riau hingga Maluku bagian tenggara.
Penulis : Danang Suryo Editor : Desy-Afrianti
Sumber : Kompas TV
- cuaca Jakarta
- penyebab hujan Jakarta
- BMKG
- prakiraan cuaca
- Monsun Asia
- La Nina





