Kesepakatan Dagang RI-AS: Indonesia Akan Beli 50 Pesawat Boeing

bisnis.com
6 jam lalu
Cover Berita

Bisnis.com, JAKARTA — Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM Rosan P Roeslani menyampaikan sejumlah tindak lanjut investasi dan perdagangan usai penandatanganan dokumen Implementation of the Agreement toward New Golden Age US–Indonesia Alliance oleh Presiden Prabowo Subianto dan Presiden Amerika Serikat Donald Trump, Jumat (20/2/2026). 

Rosan menjelaskan, dalam kerangka Agreement on Reciprocal Tariff, terdapat beberapa kegiatan yang menjadi lingkup Kementerian Investasi dan instansi terkait di dalam negeri.

“Pada kesempatan ini dari kesepakatan antara Agreement Reciprocal Tariff ini ada beberapa kegiatan yang memang menyangkut di Kementerian Investasi maupun di daerah,” ujarnya.

Baca Juga : Airlangga: Perjanjian Dagang RI-AS Berlaku 90 Hari Setelah Ratifikasi di DPR

Salah satu peluang yang dibahas adalah rencana pembelian 50 unit pesawat dari pabrikan AS, Boeing.

“Di antaranya ada lock-up, pelancaran pembelian 50 pesawat oleh Boeing yang nantinya kita akan bicarakan dengan Boeing walaupun sudah ada pembicaraan awal dengan pihak Boeing dan ini akan kita lanjutkan,” kata Rosan. 

Menurutnya, komunikasi awal dengan pihak Boeing telah dilakukan dan pembahasan akan diteruskan dalam tahap berikutnya.

 Indonesia dan Amerika Serikat (AS) secara resmi menandatangani pakta kerja sama perdagangan Agreement on Reciprocal Trade (ART), namun tidak akan langsung berlaku karena menunggu proses ratifikasi.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengonfirmasi bahwa dokumen kesepakatan bertajuk Toward a New Golden Age for the U.S.-Indonesia Alliance tersebut ditandatangani langsung oleh Presiden Prabowo Subianto dan Presiden AS Donald Trump hari ini, pasca-pertemuan bilateral kedua kepala negara di Washington DC pada Kamis (19/2/2026) waktu setempat.

"Perjanjian ini akan berlaku 90 hari setelah proses hukum diselesaikan kedua belah pihak, baik itu di Indonesia dengan konsultasi dengan DPR, maupun di Amerika dengan proses internalnya," jelas Airlangga dalam konferensi pers di Washington DC, Jumat (20/2/2026) waktu Indonesia.

Adapun, kesepakatan ART ini menjadi proses final dari proses negosiasi tarif yang berlangsung antara kedua negara sejak diumumkan oleh Presiden Trump pada 2 April 2025. Salah satu poin kesepakatan yaitu terkait pemberlakuan tarif 0% bagi produk tekstil dan pakaian jadi (apparel) Indonesia di pasar Negeri Paman Sam.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Daftar 5 Kota dengan Kualitas Udara Paling Bersih di RI Pagi Ini, Jakarta Masuk
• 7 jam lalukatadata.co.id
thumb
Puan: Politik Luar Negeri Indonesia Harus Tetap Bebas Aktif 
• 16 jam lalukompas.id
thumb
Truk Rem Blong Menimpa Rumah Warga di Blitar 
• 16 jam lalurealita.co
thumb
Warga Nonmuslim Ikut War Takjil di Benhil, Incar Bubur Madura
• 20 jam lalukompas.com
thumb
Bukan Salah, Van Dijk Nilai Sosok Ini Layak Jadi Kapten Masa Depan Liverpool
• 14 jam lalutvonenews.com
Berhasil disimpan.