Bisnis.com, JAKARTA - Persija Jakarta bakal menjamu PSM Makassar di Jakarta International Stadium (JIS) pada Jumat (20/2/2026) pukul 20.30 WIB pada pekan ke-22 Super League 2025/2026.
Pelatih Persija, Mauricio Souza, menegaskan bahwa anak asuhnya berada dalam kondisi optimal untuk menghadapi tantangan dari PSM.
“Semuanya berjalan normal. Kami punya tim yang sangat termotivasi untuk pertandingan besok. Kami harapkan pertandingan dapat berjalan menarik dan dapat tiga poin,” ujar Mauricio dalam konferensi pers jelang laga.
Sementara itu, sejatinya Persija tidak tampil dalam komposisi terbaiknya. Bek sekaligus kapten tim, Rizky Ridho, tak bisa tampil karena akumulasi kartu kuning. Begitu pun Paulo Ricardo yang mengalami cedera hamstring dari pertandingan pekan lalu vs Bali United.
Pemulihan Hanif akan memakan waktu sekitar empat pekan. Sebelumnya, Hanif Sjahbandi sudah absen lebih dulu karena cedera.
Meski begitu, Mauricio tetap optimistis kekuatan tim besutannya tidak tereduksi lantaran memiliki kedalaman skuad yang ideal.
Baca Juga
- Ricky Nelson Girang Bawa Persija Taklukkan Markas Bali United untuk Pertama Kali dalam 7 Tahun
- Prediksi Skor Bali United vs Persija Jakarta, Head to Head dan Susunan Pemain
- Prediksi Skor Persija vs Arema FC: Head to Head, Susunan Pemain
“Kami akan mencoba menurunkan formasi terbaik yang bisa kami siapkan. Ini adalah momen bagi tim untuk menunjukkan kualitas yang kami miliki. Situasi pemain yang absen memang tidak bisa kami ubah, itu adalah fakta yang harus kami terima. Karena itu, kami harus mencari solusi dari dalam tim. Itulah hal terpenting yang ingin kami lakukan, yaitu menemukan cara terbaik untuk menggantikan peran pemain-pemain penting yang tidak bisa tampil.
Namun seperti yang selalu saya katakan, siapa pun pemain yang saya turunkan nanti, saya memiliki kepercayaan penuh kepada mereka. Saya yakin setiap pemain siap memberikan yang terbaik untuk tim,” ucapnya lagi.
Gelandang Persija, Fabio Calonego, menegaskan bahwa dirinya sudah siap untuk meladeni permainan PSM Makassar.
Ia sangat berharap tambahan tiga poin kembali diraih Persija pada pekan ke-22 Super League 2025/2026 ini.
Harapan itu tidak lahir begitu saja. Dalam jeda waktu yang tersedia, Fabio menempa diri dengan kerja keras tanpa kompromi.
Sebagai seorang gelandang, ia mengasah daya tahan, memperkuat determinasi, dan memperhalus visi bermainnya agar mampu menjadi jantung permainan, penghubung setiap lini, sekaligus benteng pertama dalam meredam tekanan lawan.
“Persiapan kami baik, walaupun waktu persiapan kami sedikit. Namun, kami bisa melakukan pemulihan, mempelajari tim lawan, dan bekerja keras,” kata Fabio dalam konferensi pers jelang laga.
“Jadi, kami siap untuk menghadapi pertandingan besok. Kami termotivasi untuk mengambil tiga poin,” tuturnya lagi.




