Liputan6.com, Jakarta - Rangkaian Commuter Line Basoetta No. 806 tujuan Bandara Soekarno Hatta anjlok usai tertemper kendaraan truk di perlintasan sebidang JPL 21 lintas Rawa Buaya-Batuceper, Jumat (20/2/2026).
Insiden ini mengakibatkan rangkaian kereta keluar jalur dan menghalangi perjalanan kereta lainnya. VP Corporate Secretary KAI Commuter Karina Amanda mengatakan, pihaknya langsung memprioritaskan evakuasi penumpang dan petugas.
Advertisement
"Saat ini fokus kami adalah melakukan evakuasi seluruh pengguna Commuter Line Basoetta No. 806 tujuan Bandara Soekarno-Hatta dan juga petugas. Tidak ada korban dalam kejadian ini, seluruhnya aman dan sudah dievakuasi," ujar Karina, dalam keterangan tertulis, Jumat (20/2/2026).
Untuk penumpang KA No. 806 yang hendak menuju bandara, KAI Commuter menyiapkan transportasi pengganti agar perjalanan tetap bisa dilanjutkan ke Bandara Soekarno Hatta.
Tak hanya itu, petugas juga telah melakukan proses awal evakuasi rangkaian kereta. KAI Commuter berkoordinasi dengan KAI Daop 1 Jakarta dengan mengirimkan rangkaian kereta penolong ke lokasi kejadian.
Imbas anjloknya kereta tersebut, perjalanan Commuter Line Tangerang untuk sementara hanya melayani relasi sampai Stasiun Rawa Buaya dan kembali ke Stasiun Duri. Sedangkan Commuter Line Basoetta dari arah bandara hanya sampai Stasiun Batuceper dan kembali ke Bandara Soekarno-Hatta.
"Imbas kejadian tersebut, perjalanan Commuter Line Tangerang saat ini hanya melayani relasi sampai Stasiun Rawa Buaya untuk kembali ke Stasiun Duri. Sedangkan perjalanan Commuter Line Basoetta dari arah Bandara, perjalanannya hanya sampai Stasiun Batuceper untuk kembali ke Bandara Soekarno-Hatta," ucap Karina.




