Liputan6.com, Jakarta - Kebersihan jalan berkaitan langsung dengan keselamatan pengguna jalan, bukan sekadar urusan tampilan. Hal itu seperti ditegaskan Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya.
Sebanyak 650 personel gabungan diterjunkan dalam kegiatan tersebut, terdiri dari unsur Pemkot/Pemda, Suku Dinas, tokoh agama, tokoh masyarakat, rekan media serta personel Polri.
Advertisement
Mereka datang untuk mengikuti aksi kerja bakti BANG JASRI (Bhayangkara Jakarta Asri) di bawah Tol Sungai Bambu, Jakarta Utara, Kamis 19 Februari 2026.
"Bagi jajaran lalu lintas, kebersihan dan keteraturan ruang publik bukan sekadar isu estetika, melainkan bagian integral dari keselamatan dan kelancaran lalu lintas," ujar Kabagbinopsnal Ditlantas Polda Metro Jaya Kompol Robby Hefados dalam keterangannya, Jumat (20/2/2026).
Dia menjelaskan, lingkungan yang bersih dan tertata dapat mengurangi hambatan visual maupun fisik di jalan, meningkatkan kenyamanan pengguna jalan serta menciptakan ruang lalu lintas yang lebih aman.
Menurutnya, dukungan Ditlantas terhadap kegiatan tersebut selaras dengan pendekatan keselamatan jalan berbasis sistem, di mana, faktor lingkungan menjadi salah satu unsur dalam meminimalkan risiko kecelakaan.




