Muhaimin Iskandar Lantik Dewan Pengawas dan Direksi Baru BPJS untuk Periode 2026–2031

pantau.com
1 jam lalu
Cover Berita

Pantau - Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat Abdul Muhaimin Iskandar melantik jajaran Dewan Pengawas dan Direksi baru BPJS Kesehatan serta BPJS Ketenagakerjaan untuk masa jabatan 2026–2031 di Jakarta, Jumat 20 Februari 2026.

Pelantikan tersebut merujuk pada Keputusan Presiden RI Nomor 17/P Tahun 2026 dan Nomor 18/P Tahun 2026 tentang pemberhentian dan pengangkatan keanggotaan dewan pengawas serta direksi kedua lembaga tersebut.

"Sebagai bagian dari tugas Kemenko Pemberdayaan Masyarakat, saya dan jajaran memiliki tugas memastikan bahwa negara harus memampukan rakyat agar bisa hidup produktif dan bermartabat," kata Muhaimin Iskandar.

Untuk periode 2026–2031, jabatan Direktur Utama BPJS Kesehatan diamanahkan kepada Prihati Pujowaskito menggantikan Ali Ghufron Mukti.

Sementara itu, jabatan Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan kini dijabat oleh Saiful Hidayat menggantikan Pramudya Iriawan Buntoro.

Muhaimin menyampaikan rasa syukur dan optimisme atas regenerasi kepemimpinan BPJS sebagai ujung tombak sistem jaminan sosial nasional.

Ia menilai sesuai semangat Inpres 8/2025, jaminan sosial merupakan instrumen krusial dalam meningkatkan kesejahteraan rakyat.

"Produktif artinya mampu terlepas dari bantuan sosial menuju kemandirian berkelanjutan dan inilah esensi dari pemberdayaan masyarakat," ujarnya.

Muhaimin menegaskan BPJS Kesehatan harus memastikan masyarakat tidak kehilangan daya akibat risiko kesehatan.

BPJS Ketenagakerjaan berperan melindungi pekerja dan keluarganya dari risiko kerja, pemutusan hubungan kerja, kecelakaan, maupun kematian yang berpotensi mendorong ke jurang kemiskinan.

"Kita semua dengan pemberdayaan masyarakat, BPJS Kesehatan, dan berbagai kementerian dan lembaga akan terus berkomitmen berupaya melayani sebaik-baiknya kebutuhan kesehatan dan tentu kita akan melayani dengan tanggungan yang bisa kita lakukan," katanya.

Menko PM mengingatkan jabatan yang diemban merupakan amanah besar sebagai wujud kehadiran negara dalam menghadirkan kesejahteraan.

Ia meminta seluruh jajaran Dewan Pengawas dan Direksi mengutamakan kepentingan rakyat serta menjalankan tugas dengan integritas, inovasi, kolaborasi, dan ketulusan.

Muhaimin menegaskan komitmen kolaborasi yang telah terbangun dengan BPJS Ketenagakerjaan dan BPJS Kesehatan.

Bersama BPJS Ketenagakerjaan, Kemenko PM berkomitmen menghadirkan hunian sewa murah bagi pekerja melalui skema Manfaat Layanan Tambahan MLT.

Bersama BPJS Kesehatan, pemerintah mendorong penghapusan tunggakan iuran bagi kelompok paling rentan agar dapat kembali menjadi peserta aktif.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Bos FIFA Infantino Hadir di KTT Board of Peace, Apa Urusannya?
• 2 jam laluviva.co.id
thumb
Perbaikan Jalan Rusak di Bekasi Disesuaikan Prioritas dan Anggaran 2026
• 1 jam lalukompas.com
thumb
Trump Puji Prabowo sebagai Pemimpin Tangguh dan Dihormati di KTT Board of Peace
• 14 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Masjid Beraksen Tionghoa di Jaktim Jadi Saksi Warga Keturunan Mengucap Syahadat
• 20 jam lalukompas.com
thumb
Kasus Produk Kecantikan: Richard Lee Diperiksa Lagi, Doktif Bawa Barang Bukti ke Penyidik
• 19 jam lalukompas.tv
Berhasil disimpan.