TANGERANG, KOMPAS.com – Detik-detik kecelakaan antara Kereta Api (KA) Bandara Soekarno-Hatta dan truk kontainer di perlintasan sebidang Poris, Kota Tangerang, terekam kamera pengawas (CCTV).
Rekaman tersebut diperoleh dari Polres Metro Tangerang Kota dan memperlihatkan kronologi insiden yang terjadi pada Jumat pagi.
Dalam rekaman CCTV yang diterima Kompas.com, terlihat sebuah truk kontainer berwarna putih hendak melintasi perlintasan rel menuju arah Daan Mogot.
Baca juga: Kereta Bandara Tabrak Truk di Poris, Tak Ada Penumpang di Gerbong
Pada pukul 06.02 WIB, truk kontainer yang mengangkut satu kapsul penyelamat itu terlihat tersangkut di pelintasan.
Posisi kendaraan melintang dan menutup hampir seluruh badan jalan, terutama jalur menuju Daan Mogot. Hanya sepeda motor yang masih dapat melintas di sisi kanan dan kiri truk.
Saat truk tersangkut, terlihat dua pria berada di sekitar kendaraan. Seorang pria berupaya memperbaiki atau mengatasi posisi truk yang terjebak, sementara pria lainnya membantu mengatur arus lalu lintas di lokasi.
Sirene berbunyi, palang belum turunPada pukul 06.03 WIB, sirene peringatan mulai berbunyi. Namun, dalam rekaman tersebut palang pintu perlintasan belum terlihat turun.
Beberapa detik kemudian, tampak seorang pria mengenakan jas hujan plastik berwarna biru dan helm hitam terlihat panik sambil melambaikan tangan, diduga memberi isyarat peringatan.
Tak lama berselang, rangkaian KA Bandara melaju dari arah Duri menuju Bandara Soekarno-Hatta. Kereta melintas dengan kecepatan tinggi dan menghantam bagian samping truk kontainer.
Akibat benturan tersebut, truk terseret sejauh kurang lebih 100 meter dari titik awal tabrakan.
Baca juga: Palang Pintu Diduga Terbuka saat KA Bandara Tabrakan, Polisi Periksa Sopir dan Petugas
Tidak Ada Korban JiwaKapolres Metro Tangerang Kota Kombes Raden Muhammad Jauhari memastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.
“Korban jiwa nihil. Untuk kerugian materiil masih dalam pendataan,” ujar Jauhari dalam keterangannya, Jumat.
Meski tidak menimbulkan korban jiwa, insiden tersebut mengakibatkan satu gerbong kereta anjlok serta kerusakan pada tiang listrik aliran atas (LAA).
Saat ini, perbaikan masih dilakukan oleh mekanik PT KAI (Persero). Sementara itu, arus lalu lintas di perlintasan kereta Poris masih ditutup total dan belum dapat dilalui kendaraan.
Kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang




