FAJAR, MAKASSAR — Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham, menyampaikan refleksi satu perjalanan politik dan pemerintahan MULIA.
Di hadapan undangan yang memadati Tribun Lapangan Karebosi, Jumat (20/2/2026), Aliyah menegaskan bahwa kemenangan dalam kontestasi politik bukan sekadar soal angka atau status jabatan. Melainkan amanah besar yang harus dijalankan dengan integritas.
Ia mengenang perjalanan panjang sejak masa kampanye hingga dipercaya masyarakat memimpin Kota Makassar periode 2024–2029. Menurutnya, doa, dukungan, dan harapan masyarakat menjadi energi utama dalam menjalankan pemerintahan.
“Satu tahun ini bukan perjalanan yang ringan. Ada tantangan, ada dinamika, ada keputusan penting yang harus diambil demi kepentingan masyarakat. Tapi kami jalani dengan kerja keras, kerja cerdas, dan kerja ikhlas,” katanya.
Aliyah juga menekankan bahwa posisinya sebagai wakil bukan sekadar simbol struktural, melainkan bagian tentang tanggung jawab kepada masyarakat yang telah memberikan kepercayaan.
Ia menyampaikan apresiasi kepada Wali Kota atas sinergi dan kolaborasi yang terjalin selama ini. Menurutnya, kekompakan menjadi kunci menjaga stabilitas pemerintahan sekaligus memastikan program berjalan sesuai visi.
Pada kesempatan itu, Aliyah juga memohon dukungan seluruh jajaran pemerintah dan masyarakat agar dirinya dapat terus berperan maksimal dalam membantu Wali Kota menghadirkan kebijakan yang berpihak pada rakyat.
“Semoga satu tahun yang telah kita lalui menjadi fondasi untuk melangkah lebih baik, lebih bijak, dan lebih kuat demi Kota Makassar yang kita cintai bersama,” tutupnya. (irm)





