Pramono Ungkap Ada Janji Kampanye yang Belum Terealisasi Usai Setahun Menjabat

kompas.com
3 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, KOMPAS.com - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengakui masih ada janji kampanye yang belum terealisasi setelah satu tahun kepemimpinannya bersama Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno.

Dua program yang belum terwujud yakni pemberian insentif bagi pengurus RT/RW dan pemasangan closed circuit television (CCTV) di setiap wilayah.

“Yang belum adalah yang saya janjikan pada waktu itu adalah insentif untuk RT/ RW. Yang kedua, yang berkaitan dengan CCTV,” ujar Pramono dalam acara “Satu Tahun Membangun Jakarta Dari Bawah” di Taman Bendera Pusaka, Jumat (20/2/2026).

Baca juga: Setahun Pimpin Jakarta, Pramono–Rano Akui 3 Masalah Besar Belum Tuntas

Insentif RT/RW sendiri menjadi salah satu janji politik pasangan Pramono–Rano saat masa kampanye.

Pada saat itu, Pramono berencana menggandakan anggaran operasional RT dan RW.

Elite partai PDIP itu menilai besaran anggaran untuk petugas RT/RW masih relatif rendah, yakni Rp 2 juta per bulan untuk RT dan Rp 2,5 juta per bulan untuk RW.

Menurut dia, jika anggaran tersebut dilipatgandakan, total kebutuhan biaya operasional RT/RW hanya sekitar Rp 68 miliar per bulan.

Angka itu dinilai tidak akan membebani pendapatan Jakarta yang mencapai hampir Rp 86 triliun.

Tak hanya itu, Pramono juga sempat menjanjikan akan memasang CCTV di tiap RT dan RW di Jakarta jika terpilih pada Pilkada 2024.

Tujuannya untuk mengurangi tindakan kriminalitas yang sering terjadi di tengah masyarakat.

Baca juga: Pramono Turun Tangan soal Kebisingan Padel, Janji Panggil Pengelola dan Pemberi Izin

Pramono menegaskan program pemasangan kamera pengawas di tingkat lingkungan tetap akan dilanjutkan.

Ia menyebut pemanfaatan teknologi memungkinkan integrasi CCTV milik kantor atau fasilitas lain agar sistem pengawasan menjadi lebih luas.

Pramono memastikan janji kampanye itu akan segera direalisasikan di tahun ini.

“Ternyata untuk CCTV bukan sesuatu yang susah, karena sekarang dengan teknologi yang ada, kita bisa mengoneksikan CCTV yang dimiliki oleh kantor-kantor dan sebagainya. Sehingga program itu akan kami lanjutkan, mudah-mudahan dalam tahun ini Jakarta akan mempunyai CCTV yang lebih lengkap, terutama sebenarnya untuk transportasi,” kata dia.

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

Meski mengakui masih ada janji yang belum terpenuhi, Pramono menilai secara keseluruhan program prioritas pemerintah provinsi dalam satu tahun pertama kepemimpinannya telah berjalan, dengan sebagian besar target telah direalisasikan.

“Jadi secara keseluruhan sebenarnya hampir semuanya terealisasikan, tapi memang minor bangetlah ada,” kata Pramono.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Bareskrim: Kasus TPPU Emas Ilegal di Kalbar Capai Rp 25 Triliun Sejak 2019
• 9 jam lalukumparan.com
thumb
Bloomberg New Economy Forum di India, Jokowi Ngaku Tetap Puasa
• 35 menit lalurealita.co
thumb
Jadwal Buka Puasa Kota Bogor Hari Ini 20 Februari 2026
• 8 jam lalukompas.com
thumb
Prabowo-Teken Perjanjian Dagang, Ini Rapor Neraca Dagang RI-AS 5 Tahun Terakhir
• 12 jam lalubisnis.com
thumb
Harga Tahu Tempe Stabil Berkat Tarif Nol RI-AS
• 13 jam lalutvrinews.com
Berhasil disimpan.