tvOnenews.com - Performa impresif Laurin Ulrich di kompetisi Jerman kembali memantik spekulasi soal peluangnya membela Timnas Indonesia.
Gelandang muda berdarah Surabaya itu menunjukkan perkembangan signifikan sepanjang musim 2025/2026.
Saat ini, pemain berusia 21 tahun tersebut tengah menjalani masa peminjaman dari VfB Stuttgart ke FC Magdeburg.
- instagram Laurin Ulrich
Keputusan hijrah itu terbukti tepat karena ia akhirnya mendapat menit bermain reguler.
Hingga pertengahan Februari 2026, Ulrich telah mencatatkan sekitar 20–21 penampilan dengan total lebih dari 1.700 menit bermain.
Meski belum mencetak gol, kontribusinya tetap terasa lewat tiga assist serta rating rata-rata 7.05 versi FotMob.
Performa tersebut sangat berbeda dibanding masa singkatnya bersama SSV Ulm 1846. Saat itu, ia hanya tampil lima kali dengan total 70 menit bermain.
Minimnya kesempatan sempat menghambat perkembangannya. Kini, dengan jam terbang yang stabil, kualitasnya terlihat jauh lebih matang dan percaya diri.
Meski Magdeburg belum sepenuhnya konsisten di bawah arahan Petrik Sander, Ulrich tetap menjadi figur penting.
Ia mampu mengatur tempo permainan, membantu transisi, dan tampil fleksibel baik sebagai gelandang serang maupun winger kiri.
Ketertarikan publik Indonesia tak lepas dari latar belakang keluarganya. Ulrich memiliki darah Surabaya dan pernah dipercaya menjadi kapten tim kelompok usia Jerman.
Pendekatan dari Indonesia sebenarnya sudah terjadi sejak awal 2025. Namun saat itu, ia memilih fokus membela Jerman.
“Saya tahu ada permintaan (untuk membela Timnas Indonesia), tapi saya kini bermain untuk Jerman. Saya menilai itu penting bagi saya,” ujar Laurin, dikutip dari Podcast FC Magdeburg.
- Instagram - FC Magdeburg
Meski demikian, pintu belum tertutup rapat.
“Namun, saya tidak akan pernah bilang tidak. Jadi, saya tidak sepenuhnya menutup kemungkinan (membela Timnas Indonesia),” tambahnya.
Jika suatu saat proses naturalisasi benar-benar berjalan dan Ulrich menerima pinangan Indonesia, persaingan di lini tengah akan memanas.
Nama Thom Haye selama ini menjadi salah satu pengatur permainan utama.




