Salat Tarawih Bersama Warga, Walkot Tegal Ingatkan Waspada Cuaca Ekstrem

mediaindonesia.com
4 jam lalu
Cover Berita

WALI KOTA (Walkot) Tegal, Jawa Tengah,  Dedy Yon Supriyono, didampingi Wakil Wali Kota Tegal, Tazkiyyatul Mutmainnah, Sekretaris Daerah, Agus Dwi Sulistyantono bersama perwakilan Forkopimda, Kepala OPD, Camat dan Lurah menyapa jamaah salat tarawih di Masjid Nurul Hidayah Debong Kulon, Jum'at (20/1) malam. 

Dalam kesempatan tersebut  Dedy Yon mengingatkan kepada warga masyarakat agar tetap waspada mengingat cuaca ekstrem di mana saat masih kerap turun hujan dan beberapa daerah di Jawa Tengah mengalami bencana alam. 

"Di beberapa daerah di Indonesia telah terjadi bencana, sekarang banyak musibah seperti daerah sebelah dan di Jawa Tengah, banyak tanah longsor tanah, bergerak, banjir bandang hingga sampai menimbulkan korban jiwa. Kami turut prihatin banyak kejadian. Di Kota Tegal juga ketika rob di beberapa kelurahan, mengalami dampak, seperti di Muarareja, Tegalsari. Oleh karenanya semua agar tetap waspada," ujar Dedy Yon.

Baca juga : Tarawih 20 Rakaat Vs 8 Rakaat antara Umar bin Khattab dan Al-Bani

Selain itu, Wali Kota Tegal juga mengingatkan kepada masyarakat agar tetap menjaga lingkungan serta menjaga kesehatan keluarga. 

"Kesehatan sangatlah penting, oleh karenanya mari jaga bersama kesehatan keluarga. Bagi warga untuk tetap menjaga kebersihan, tidak membuang sampah sabarangan agar sungai sungai tetap bersih dan sampah tidak berjubel," tambah Dedy Yon. 

Terkait dengan  jalan yang rusak di beberapa ruas, Dedy Yon menjelaskan bahwa Pemerintah Kota (Pemkot) Tegal terus berupaya agar ada perbaikan meskipun ada efesiensi anggaran. 

Baca juga : Jemaah Naqsabandiyah Sudah Tarawih Senin Malam, Mulai Ramadan 17 Februari 2026

"Anggaran pemerintah yang tidak besar karena ada efesiensi sehingga beban anggaran untuk perbaikan jalan belum maksimal, mohon maaf bila mana ada perbaikan yang belum terselesaikan," tambah Dedy Yon. 

Wali Kota juga meminta maaf atas pelayanan PDAM yang terkendala karena adanya fasilitas penunjang PDAM yang mengalami kerusakan akibat bencana alam.

"Ada beberapa pipa milik PDAM yang rusak sehingga menghambat distribusi kelancaran air, namun masih tetap diupayakan untuk perbaikan segera," pungkasnya. (H-2)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Takut Penuh Jelang Maghrib, Pemburu Takjil Serbu Blok M Sejak Sore
• 5 jam lalukompas.com
thumb
Mendagri Minta Kementan Percepat Pemulihan 1.500 Hektare Sawah Terdampak Banjir di Pidie Jaya
• 2 jam lalutvrinews.com
thumb
Badan Pangan Panggil Importir Bawang Putih, Minta Stabilkan Harga
• 11 jam lalurepublika.co.id
thumb
Cegah TPPO, Imigrasi Jambi Imbau Masyarakat Tidak Tergiur Tawaran Gaji Besar
• 22 jam lalutvrinews.com
thumb
Putusan MA Tak Hentikan Trump: Kesepakatan Dagang Tetap Berlaku
• 12 jam lalucnbcindonesia.com
Berhasil disimpan.