Suami Alumni LPDP Dipanggil Buntut Konten Bangga Anak WN Inggris, Seperti Apa Kewajiban Awardee?

kompas.com
5 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, KOMPAS.com - Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) menanggapi polemik di media sosial terkait unggahan seorang alumni berinisial DS yang memperlihatkan kebanggaannya atas status kewarganegaraan Inggris anaknya.

LPDP menegaskan setiap penerima beasiswa memiliki kewajiban kontribusi di Indonesia setelah menyelesaikan studi.

Direktur Beasiswa LPDP Dwi Larso mengatakan, sesuai ketentuan, seluruh awardee dan alumni LPDP wajib melaksanakan masa pengabdian atau kontribusi di Indonesia selama dua kali masa studi ditambah satu tahun.

“Sesuai ketentuan, seluruh awardee dan alumni LPDP memiliki kewajiban untuk melaksanakan masa pengabdian berkontribusi di Indonesia selama 2 kali masa studi + 1 tahun,” kata Dwi kepada Kompas.com, Sabtu (21/2/2026).

Baca juga: LPDP Bakal Panggil Suami Alumni yang Viral Bangga Anak Jadi WN Inggris, Diduga Belum Jalankan Pengabdian

Dalam kasus DS yang menempuh studi magister selama dua tahun, kewajiban kontribusinya adalah lima tahun.

Menurut Dwi, DS telah menuntaskan seluruh masa pengabdian sesuai ketentuan.

“Saudari DS telah menyelesaikan studi S2 dan dinyatakan lulus pada 31 Agustus 2017, serta telah menuntaskan seluruh masa pengabdian sesuai ketentuan. Dengan demikian, LPDP tidak lagi memiliki perikatan hukum dengan yang bersangkutan,” jelasnya.

Meski kewajiban administratif telah dipenuhi, LPDP tetap akan berupaya melakukan komunikasi dengan DS agar lebih bijak dalam menggunakan media sosial serta memperhatikan sensitivitas publik.

“LPDP akan tetap berupaya melakukan komunikasi dengan Saudari DS untuk mengimbau agar yang bersangkutan dapat lebih bijak dalam menggunakan media sosial, memperhatikan sensitivitas publik, serta memahamkan kembali penerima beasiswa LPDP mempunyai kewajiban kebangsaan untuk mengabdi pada negeri,” katanya.

Baca juga: LPDP Sayangkan Tindakan Alumni Bangga Anak Jadi WN Inggris: Tidak Cerminkan Integritas dan Etika

Selain itu, LPDP juga menyinggung suami DS berinisial AP yang turut menjadi perhatian publik dan diketahui merupakan alumnus LPDP.

Menurut Dwi, AP diduga belum menyelesaikan kewajiban kontribusinya setelah menamatkan studi.

LPDP saat ini melakukan pendalaman internal dan akan memanggil yang bersangkutan untuk klarifikasi.

“LPDP akan melakukan pemanggilan kepada Saudara AP untuk meminta klarifikasi, serta akan melakukan proses penindakan dan pengenaan sanksi sampai pengembalian seluruh dana beasiswa apabila terbukti bahwa kewajiban berkontribusi di Indonesia belum dipenuhi,” ujar Dwi.

Sebelumnya, sebuah video yang diunggah DS di akun Instagram menjadi viral.

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

Dalam video itu, seorang perempuan memperlihatkan paket berisi surat dari Home Office Inggris yang menyatakan anak keduanya resmi menjadi warga negara Inggris, serta menunjukkan paspor Inggris yang diterima bersamaan dengan surat tersebut.

Unggahan itu memicu perdebatan di media sosial, terutama karena DS diketahui merupakan alumni penerima beasiswa LPDP.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Mata Uang Asia Babak Belur di Hadapan Dolar AS, Jepang Paling Parah!
• 5 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Bangun Perekonomian Desa Guna Tingkatkan Ekonomi Nasional
• 19 jam laluviva.co.id
thumb
Refleksi Satu Tahun Kepemimpinan Munafri–Aliyah: Ekonomi Makassar Lampaui Nasional dan Provinsi
• 19 jam laluharianfajar
thumb
Bonus Atlet ASEAN Para Games 2025 Disamakan dengan SEA Games, Erick Thohir: Rp1 Miliar untuk Emas
• 10 jam laluviva.co.id
thumb
TNI Percepat Pembangunan Jembatan Aramco Tanah Datar, Progres Capai 55 Persen
• 19 jam lalutvrinews.com
Berhasil disimpan.