Pleidoi Yoki Firnandi: Tak Pernah Bayangkan Pengabdian Membawa Saya ke Kursi Terdakwa

kompas.tv
2 jam lalu
Cover Berita
Terdakwa kasus dugaan korupsi tata kelola minyak mentah dan produk kilang Yoki Firnandi (kanan), Agus Purwono (kiri), dan Sani Dinar Saifuddin (tengah) mengikuti sidang pembacaan tuntutan di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Jumat (13/2/2026). Yoki Firnandi mengaku tidak menyangka pengabdian di PT Pertamina selama ini membawa dirinya menjadi terdakwa. (Sumber: ANTARA FOTO/Sulthony Hasanuddin.)

JAKARTA, KOMPAS.TV - Terdakwa kasus dugaan korupsi tata kelola minyak mentah dan produk kilang PT Pertamina Persero, Yoki Firnandi mengaku tidak menyangka pengabdian di PT Pertamina selama ini membawa dirinya menjadi terdakwa.

Hal itu disampaikan mantan Direktur Utama Pertamina International Shipping (PIS) itu dalam pleidoi atau note keberatan pribadinya dalam perkara korupsi tata kelola minyak mentah dan produk kilang. 

Yoki menuturkan, sepanjang kariernya bekerja di sektor energi negara bersama Pertamina, pekerjaan itu bukan sekadar profesi, namun amanah untuk menjaga agar masyarakat tetap memperoleh energi.

"Saya tidak pernah membayangkan bahwa pengabdian itu akan membawa saya berdiri di kursi terdakwa," kata Yoki.

Baca Juga: Pleidoi Yoki Firnandi di Kasus Minyak Mentah, Bantah Korupsi: Saya Tidak Pernah Ambil Uang Negara

Ia mengaku telah bekerja di Pertamina selama lebih dari 20 tahun. Hingga pada 2017 Yoki ikut membangun PT Pertamina International Shipping dari titik yang hampir nol.

"Dari pengalaman itu saya belajar arti membangun, merawat, dan menumbuhkan sebuah organisasi dengan kerja keras dan kebersamaan," ujarnya.

Selama bertahun-tahun, ia mengaku tidak pernah memiliki ambisi besar terhadap jabatan. Bahkan dirinya pernah bercita-cita untuk pensiun di usia 45 tahun.

"Namun kehidupan membawa saya pada percepatan dalam karier yang tidak pernah saya rencanakan. Pada usia 39 tahun saya dipercaya menjadi Vice President termuda di Pertamina. Tidak lama kemudian saya kembali dipercaya menjadi Direktur Subholding di usia 40 tahun," ucap Yoki.

"Saya tidak pernah mengejar jabatan. Tetapi setiap amanah yang datang, selalu saya jalankan dengan satu keyakinan: kepercayaan yang besar diamanatkan kepada saya harus dibalas dengan tanggung jawab."

Ia menyebut pada 2022 dirinya kembali dipercaya memimpin Pertamina International Shipping sebagai Direktur Utama. Yoki mengaku bisa membawa anak usaha Pertamina itu bertumbuh pesat hingga menjangkau pasar internasional.

Penulis : Isnaya Helmi Editor : Desy-Afrianti

1
2
Show All

Sumber : Kompas TV

Tag
  • kasus korupsi minyak mentah
  • terdakwa
  • Yoki Firnandi
  • pledoi Yoki Firnandi
  • pertamina
  • korupsi
Selengkapnya


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Kesepakatan RI-AS Dipastikan Tak Mengubah Arah Kemandirian Energi
• 23 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Cerita di Balik Tirai di Rumah Makan di Jakarta Selatan saat Ramadan
• 19 jam lalukumparan.com
thumb
Langit Inggris Dipenuhi F-22! AS Kirim Sinyal Perang ke Iran, Hitung Mundur Dimulai?
• 31 menit laluerabaru.net
thumb
Era Baru Perlindungan Sosial, Prabowo Tetapkan Kepengurusan BPJS Ketenagakerjaan 2026–2031
• 21 jam lalukompas.com
thumb
Jadwal Liga Inggris Malam Ini: Aston Villa vs Leeds hingga Chelsea vs Burnley
• 1 jam lalumetrotvnews.com
Berhasil disimpan.