Batang: PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi 4 Semarang menginformasikan tiga pelajar meninggal dunia akibat tertemper Kereta Api (KA) Argo Merbabu saat sedang berswafoto di sekitar jalur kereta GOR Sarengat Kabupaten Batang, Jawa Tengah, Sabtu, 21 Februari 2026. Usai tiga pelajar tertemper, KA Argo Merbabu sempat berhenti luar biasa untuk pemeriksaan sarana.
"Setelah dinyatakan aman oleh awak sarana perkeretaapian, kereta berangkat kembali pukul 07.09 WIB," kata Manajer Hubungan Masyarakat PT KAI Daop 4 Semarang Luqman Arif, di Batang, Jawa Tengah, Sabtu, 21 Februari 2026, melansir Antara.
Ilustrasi-Sosialisasi keselamatan dan keamanan perjalanan kereta api ANTARA FOTO/Siswowidodo/YU
Tiga pelajar yang meninggal dunia tertemper KA Argo Merbabu relasi Semarang–Gambir itu adalah Isnati Sawita,15; Dila, 15; dan Gita, 15; semuanya warga Kelurahan Kasepihan, Kecamatan Batang. Luqman menyampaikan duka cita dan keprihatinan atas peristiwa kecelakaan tersebut.
"KAI Daop 4 Semarang turut prihatin dan menyayangkan kejadian ini," kata dia.
Baca Juga :
KA Bandara Soetta Tertemper Truk di Poris, Sopir Diduga Abaikan Sirene"Tragedi ini menjadi pengingat keras bahwa rel kereta bukan tempat bermain, apalagi lokasi swafoto," tambahnya.
Di sejumlah titik di wilayah Batang, rel kereta memang kerap menjadi tempat anak muda berkumpul saat ramadaan karena lokasinya terbuka dan minim pengawasan. Penjaga pos perlintasan sebidang GOR Sarengat, Batang, Ramelan, mengatakan di sepanjang lokasi itu menyimpan risiko besar karena kereta api melaju dengan kecepatan tinggi dan sering tanpa suara klakson panjang.
"Oleh karena itu, kami berharap orang tua ikut mengingatkan anak-anak agar menjauhi rel KA. Rel itu jalur maut, kalau tidak hati-hati, jangan sampai ada korban lagi," kata dia.




