jpnn.com - JAKARTA - Para guru PPPK gelisah menanti tunjangan profesi guru (TPG) yang belum juga cair hingga bulan ini.
Mereka kian risau setelah Info GTK milik milik Direktorat Jenderal Guru Tenaga Kependidikan dan Pendidikan Guru Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Ditjen GTKPG Kemendikdasmen) tidak bisa diaksessejak Jumat (20/2) hingga hari ini.
BACA JUGA: Komisi VIII DPR: Diusahakan pada 2026 Bisa Diangkat jadi PPPK
"Info GTK Sertifikasi dari kemarin hingga kini tidak bisa diakses. Kepala mendadak pusing ini," kata Guru PPPK di DKI Jakarta Herlina kepada JPNN, Sabtu (21/2).
Ketua Pendidikan Profesi Guru atau PPG 2025 PPPK DKI Jakarta ini menambahkan lulusan PPG 2025 belum menerima TPG sejak Januari 2026 hingga bulan ini. Padahal, sesuai ketentuan mereka sudah bisa menikmati TPG yang ditransfer langsung ke rekening masing-masing guru. "Kami guru PPPK lulusan PPG Tahun 2025 belum terima SKTP dan pencairan TPG," ucapnya.
BACA JUGA: Sebegini Gaji Guru PPPK Paruh Waktu Belum Terima TPG, Setahun 14 Kali
SKTP adalah Surat Keputusan Tunjangan Profesi. Guru sertifikasi yang sudah lulus PPG mendapatkan sertifikat dan NRG alias Nomor Registrasi Guru untuk menerima TPG.
Herlina menambahkan bahwa semua lulusan PPG 2025 resah, gelisah, gundah gulana dan cuma gigit jari menyaksikan PPG 2024 sudah cair TPG-nya.
BACA JUGA: Gaji Guru PPPK Paruh Waktu Dibagi 2 Klaster, Tendik Rp 1 Juta per Bulan
Herlina lantas mempertanyakan pernyataan pemerintah bahwa setiap bulan SKTP PPG terbit dan TPG-nya cair setiap bulan. "Faktanya, zonk," seru Herlina.
Sampai saat ini, kata dia. hanya PPG 2024 ke bawah yang setiap bulan terbit SKTP dan cair tunjangan sertifikasinya.
Herlina heran mengapa lulusan SKTP PPG 2025 belum terbit dan TPG-nya calr.
Padahal, semua data sudah valid.
"Guru PPPK maupun honorer yang lulus PPG 2025 seharusnya mulai Januari 2026 sudah cair TPG-nya, karena pengorbanannya tidak sedikit. Mereka juga sudah jungkir balik mengabdi, lho," katanya.
Mewakili lulusan PPG 2025, Herlina memohon kepada Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu'ti dan Dirjen GTKPG Kemendikdasmen Nunuk Suryani memperhatikan nasib para guru PPPK maupun honorer besertifikasi.
Pencairan TPG di bulan-bulan ini sangat dinantikan para guru, karena kebutuhan meningkat. "Bulan Februari sudah mau habis, Maret pekan ketiga Idulfitri. Kapan SKTP PPG kami terbit dan TPG cair. Tolonglah, Pak Menteri, percepat pencairannya," pungkasnya. (esy/jpnn)
Redaktur : M. Kusdharmadi
Reporter : Mesyia Muhammad




:strip_icc()/kly-media-production/medias/5509279/original/014314600_1771673979-9090a313-e69b-49d0-b45b-990e2de28536.jpeg)