Bisnis.com, JAKARTA – Jagat dunia maya sempat dihebohkan dengan pemberitaan kisah miliarder muslim asal Inggris, Asif Aziz.
Banyak narasi yang menyebut bahwa Aziz membeli sebuah gedung hotel bernama London Trocadero di London, Inggris, lantaran dirinya ditolak saat ingin melaksanakan ibadah salat.
Namun, belakangan terungkap fakta bahwa Aziz sebenarnya telah membeli gedung tersebut sejak 2005 silam.
Menurut laporan The Sun, Aziz yang merupakan pengusaha properti terkenal di Inggris membeli Trocadero dengan harga fantastis senilai 220 juta poundsterling.
Selain itu, Aziz memiliki impian untuk mengubah gedung bersejarah tersebut menjadi tempat ibadah berupa masjid dengan kapasitas 1.000 orang di jantung kota London.
Sayangnya, pada 2020 proyek gagasannya mendapat penolakan dari kelompok sayap kanan dan sebagian penduduk setempat.
Baca Juga
- Siapa 5 Miliarder Teratas Australia di Tahun 2026?
- Miliarder Vinod Khosla: Pengangguran Akibat AI Harusnya Tak Perlu Bayar Pajak
- AS dan China Jadi Negara dengan Miliarder Terbanyak di Dunia
Hingga pada 2023, Westminster City Council menyetujui rencana tersebut dengan mengizinkan pembangunan masjid berkapasitas 390 orang di gedung bersejarah itu.
Profil Singkat Asif AzizAsif Aziz lahir pada 1967 di Limbe, Malawi, Afrika Timur. Ia dan keluarganya pindah ke London saat berusia enam tahun.
Aziz menempuh pendidikan di British American College London dan meraih gelar sarjana bisnis.
Sebelum terjun sebagai pengusaha, ia sempat bekerja di perusahaan investasi properti Morgan Grenfell Laurie pada 1993.
Asif mulai mengembangkan kekayaannya melalui bisnis properti yang ia dirikan, Criterion Capital.
Pada 2005, bisnisnya telah memiliki sejumlah aset seperti Kompleks Rekreasi London Trocadero, London Pavilion, dan Criterion Building.
Hingga 2023, perusahaannya tercatat memiliki berbagai aset properti di kawasan tenggara Inggris dan kota London.
Asif Aziz diketahui memiliki kekayaan bersih mencapai 3,6 miliar poundsterling atau sekitar Rp81,8 triliun.




