Pertamina–Halliburton Sepakati Kerja Sama Pemulihan Lapangan Migas

wartaekonomi.co.id
2 jam lalu
Cover Berita
Warta Ekonomi, Jakarta -

Langkah strategis ditempuh PT Pertamina (Persero) dengan menggandeng raksasa jasa energi asal Amerika Serikat, Halliburton. Keduanya menandatangani nota kesepahaman (MoU) kerja sama pemulihan lapangan minyak (oilfield recovery) dalam rangka mengoptimalkan produksi migas nasional.

Penandatanganan dilakukan oleh Direktur Utama Pertamina, Simon Aloysius Mantiri, dan President Director PT Halliburton Indonesia, Ankush Balla. Momen tersebut turut disaksikan langsung oleh Presiden Prabowo Subianto.

Kesepakatan ini merupakan bagian dari 11 nota kesepahaman investasi yang diteken Pemerintah Indonesia bersama pelaku usaha dalam ajang Indonesia–US Business Summit di U.S. Chamber of Commerce, Washington D.C., Amerika Serikat, pada Rabu (18/2) waktu setempat. Kerja sama tersebut menjadi simbol penguatan kolaborasi strategis Indonesia dan Amerika Serikat, khususnya di sektor energi.

Dalam forum US–Indonesia Exclusive Business Roundtable, Presiden Prabowo menyampaikan optimisme besar terhadap masa depan hubungan kedua negara. Ia menegaskan bahwa kunjungannya membawa agenda strategis, termasuk penyelesaian perjanjian dagang besar.

Baca Juga: Bos Pertamina Jamin Impor Energi US$ 15 M dari AS Tetap Lewat Tender

“Saya juga berada di sini untuk menyelesaikan sebuah perjanjian perdagangan besar antara kedua negara kita. Kita telah bernegosiasi sangat intens selama beberapa bulan terakhir, dan saya pikir kita telah mencapai kesepakatan yang solid dalam banyak isu,” ujar Presiden Prabowo.

Menurutnya, perjanjian tersebut akan menjadi motor penggerak penguatan kemitraan ekonomi Indonesia–Amerika Serikat, termasuk dalam menjaga keseimbangan perdagangan. “Saya menantikan perjanjian perdagangan ini sebagai dorongan besar bagi kelanjutan kemitraan ekonomi dan kerja sama ekonomi antara Amerika Serikat dan Indonesia,” ungkapnya.

Sejalan dengan itu, Simon Aloysius Mantiri menegaskan bahwa kolaborasi dengan Halliburton menjadi langkah konkret memperkuat ketahanan energi nasional melalui optimalisasi produksi migas dalam negeri.

Oilfield recovery diharapkan dapat membantu Pertamina dalam memaksimalkan produksi minyak nasional khususnya lapangan-lapangan migas dalam negeri yang telah mengalami penurunan produksi secara alami atau natural decline,” ujar Simon.

Baca Juga: Pertamina Patra Niaga Ikut Tandatangani Kesepakatan di Washington DC, Amankan Pasokan Minyak Mentah dan LPG 2026

Ia menambahkan, kerja sama ini tidak semata berorientasi pada peningkatan produksi, tetapi juga mencakup transfer teknologi, penguatan kapabilitas sumber daya manusia, serta penerapan praktik operasi berstandar global.

Sinergi dengan mitra bereputasi internasional diyakini akan mempercepat implementasi teknologi enhanced oil recovery (EOR) dan solusi pengeboran yang lebih efisien serta berkelanjutan.

“Kerja sama ini menjadi bagian dari transformasi berkelanjutan Pertamina untuk menjaga keberlanjutan produksi hulu, meningkatkan lifting nasional, serta memastikan ketersediaan energi bagi masyarakat dan industri. Dengan dukungan teknologi dan pengalaman global, kami optimistis lapangan-lapangan mature dapat kembali memberikan kontribusi signifikan terhadap produksi nasional,” pungkas Simon.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Baznas RI dan Dubes Sudan Bahas Penguatan Bantuan Kemanusiaan untuk Krisis Kesehatan
• 5 jam lalupantau.com
thumb
Ilmuwan Sebut Alien Tahu Keberadaan Manusia di Bumi, Kok Bisa?
• 15 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Indonesia Pimpin Organisasi Kerja Sama Ekonomi D-8
• 13 jam lalutvrinews.com
thumb
PBSI Tetapkan 74 Atlet Masuk Pelatnas 2026, 3 Wajah Baru Curi Perhatian
• 4 jam lalutvrinews.com
thumb
ABK Dituntut Hukuman Mati, Kejagung: Penuntutan Berdasar Fakta Hukum-Alat Bukti di Persidangan
• 14 jam lalukompas.tv
Berhasil disimpan.