Dubes AS Dikecam Buntut Klaim Israel Berhak Sebagian Besar Timur Tengah

detik.com
3 jam lalu
Cover Berita
Jakarta -

Pernyataan Duta Besar Amerika Serikat (AS) untuk Israel, Mike Huckabee, tentang Israel memiliki hak atas sebagian besar wilayah Timur Tengah menuai kecaman dari negara-negara Arab dan Muslim. Ucapan Huckabee dinilai tak dapat diterima.

Dilansir dari AP News, Minggu (22/2/2026), Huckabee menyampaikan pernyataan tersebut dalam wawancara dengan komentator konservatif Tucker Carlson yang ditayangkan pada Jumat. Carlson mengatakan bahwa menurut Alkitab, keturunan Abraham akan menerima tanah yang saat ini pada dasarnya mencakup seluruh Timur Tengah. Dia kemudian bertanya kepada Huckabee apakah Israel memiliki hak atas tanah tersebut.

Huckabee menjawab 'tidak masalah jika mereka mengambil semuanya'. Namun ia menambahkan bahwa Israel tidak sedang berupaya memperluas wilayahnya dan memiliki hak atas keamanan di wilayah yang secara sah dikuasainya.

Baca juga: Presiden Lebanon Kutuk Serangan Israel yang Tewaskan 12 Orang

Pernyataan tersebut memicu reaksi keras dari Mesir, Yordania, Arab Saudi, Kuwait, Oman, Organisasi Kerja Sama Islam, dan Liga Negara-negara Arab.

Kementerian Luar Negeri Arab Saudi mengatakan pernyataan Huckabee sebagai 'retorika ekstremis' dan 'tidak dapat diterima'. Saudi meminta Kemlu AS untuk mengklarifikasi posisinya.

Hal yang sama juga disampaikan Kementerian Luar Negeri Mesir yang menyebut pernyataan Huckabee sebagai 'pelanggaran terang-terangan' terhadap hukum internasional. Kemlu Mesir juga menyatakan Israel tidak memiliki kedaulatan atas wilayah Palestina yang diduduki atau wilayah Arab lainnya.

"Pernyataan semacam ini, ekstremis dan tanpa dasar yang kuat, hanya akan memanaskan suasana serta membangkitkan sentimen keagamaan dan nasional," demikian pernyataan Liga Negara-negara Arab.

Tidak ada komentar langsung dari Israel maupun Amerika Serikat.

Dalam beberapa bulan terakhir, Israel berupaya memperdalam kontrol atas Tepi Barat yang diduduki. Israel memperluas pembangunan permukiman Yahudi, melegalkan pos-pos pemukiman, dan membuat perubahan birokrasi signifikan dalam kebijakannya di wilayah tersebut. Di sisi lain, Presiden AS Donald Trump mengatakan tidak akan mengizinkan Israel mencaplok Tepi Barat dan akan menghalangi langkah tersebut.

Selama puluhan tahun, Palestina menyerukan pembentukan negara merdeka di Tepi Barat dan Gaza dengan Yerusalem Timur sebagai ibu kotanya, tuntutan yang didukung sebagian besar komunitas internasional.

Huckabee merupakan seorang Kristen evangelis dan pendukung kuat Israel serta gerakan permukiman di Tepi Barat. Dia telah lama menolak gagasan solusi dua negara bagi Israel dan Palestina. Dalam wawancara tahun lalu, ia mengatakan tidak percaya pada penyebutan keturunan Arab dari penduduk Palestina era mandat Inggris sebagai 'Palestina'.




(knv/gbr)

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Anak Drama Jelang Magrib saat Puasa, Lakukan 8 Kegiatan Ini!
• 22 jam lalukumparan.com
thumb
ExxonMobil Kucurkan Investasi Rp168 Triliun, Perpanjang Kontrak hingga 2055
• 23 jam laluidxchannel.com
thumb
Ibu Ketua BEM UGM Diteror Usai Kritik Kasus Anak di NTT, Pigai: Teror Tidak Mungkin dari Pemerintah
• 12 jam lalutvonenews.com
thumb
Menlu Sugiono Pastikan Palestina Restui Pengiriman Pasukan Perdamaian ke Gaza
• 14 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Pemprov Jatim Siapkan 6.637 Bus dan Ribuan Personel untuk Amankan Arus Mudik Lebaran 2026
• 11 jam lalupantau.com
Berhasil disimpan.