Hitung Mundur Pembangunan Stadion Untia Calon Markas PSM Makassar: Lahan Resmi Bersertifikat, Nilai Aset Rp111,5 Miliar

harianfajar
1 jam lalu
Cover Berita

FAJAR, MAKASSAR — Pemerintah Kota Makassar mulai memasuki fase penting dalam rencana pembangunan Stadion Untia yang diproyeksikan menjadi markas baru PSM Makassar. Pengamanan aset lahan kini menjadi fondasi utama sebelum proyek fisik dimulai.

Sejak dilantik pada 20 Februari 2025, Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin bersama Wakil Wali Kota Aliyah Mustika Ilham langsung mengakselerasi arah pembangunan kota dengan fokus pada penguatan fondasi jangka panjang.

Tahun pertama kepemimpinan keduanya diarahkan pada konsolidasi program prioritas, pembenahan sistem pemerintahan, serta percepatan pembangunan infrastruktur strategis yang berdampak langsung bagi masyarakat.

Pengamanan Aset Jadi Langkah Awal

Salah satu langkah krusial yang dilakukan adalah pensertifikatan lahan milik pemerintah daerah, khususnya di kawasan Untia, Kecamatan Biringkanaya. Area ini diproyeksikan menjadi episentrum baru pengembangan infrastruktur olahraga sekaligus calon kandang PSM Makassar.

Kepala Dinas Pertanahan Kota Makassar, Sri Sulsilawati, mengungkapkan sepanjang 2025 pihaknya berhasil menyertifikatkan 19 bidang lahan.

“Sebanyak 14 bidang di antaranya berada di kawasan Untia untuk mendukung program prioritas Wali Kota, yakni pembangunan Stadion Untia,” ujarnya, Jumat (20/2/2026).

Total luas lahan yang telah bersertifikat mencapai 77.597 meter persegi atau sekitar 7,7 hektare, dengan estimasi nilai aset sebesar Rp111,5 miliar.

Secara keseluruhan, kawasan Untia disiapkan mencapai sekitar 23 hektare untuk menunjang pembangunan stadion modern yang dirancang menjadi pusat aktivitas olahraga dan publik di Makassar.

Proses Berlanjut di Tahun 2026

Memasuki 2026, proses legalisasi aset terus berjalan. Sebanyak 38 bidang lahan kini telah masuk tahap pemetaan di Badan Pertanahan Nasional (BPN), sementara enam bidang lainnya telah melalui proses pengukuran awal.

Langkah ini menjadi bagian dari hitung mundur menuju pembangunan fisik stadion yang selama ini dinantikan suporter PSM Makassar.

Polemik Lahan Stadion Sudiang Mencuat

Di tengah progres tersebut, persoalan lahan juga muncul di proyek stadion lain di Sulawesi Selatan, yakni pembangunan Stadion Sudiang.

Puluhan massa mendatangi Kantor Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Sulsel di kawasan GOR Sudiang, Rabu (18/2/2026), menuntut penyelesaian pembayaran lahan yang diklaim belum dilunasi pemerintah provinsi.

Aksi dipimpin ahli waris lahan, Agus Bustan, yang meminta pelunasan atas sekitar dua hektare tanah miliknya di area pembangunan stadion.

“Kami tidak menghalangi pembangunan stadion sebagai fasilitas publik, tetapi hak kami sebagai pemilik lahan harus diselesaikan,” ujarnya.

Kuasa hukum ahli waris, Asher Tumbo, menegaskan sengketa hukum atas lahan tersebut telah memiliki kekuatan hukum tetap sejak 2022 hingga tahap Peninjauan Kembali (PK), merujuk pada Putusan Pengadilan Negeri Makassar Nomor 133/Pdt.G/2018/PN Makassar.

Pihak ahli waris bahkan berencana memasang tanda kepemilikan pada area seluas 20 ribu meter persegi dari total 74,32 hektare lokasi pembangunan Stadion Sudiang yang kini tengah dikerjakan konsorsium kontraktor.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Ini Barang yang Paling Banyak Dicari Saat Ramadan, Bisa Jadi Peluang Bisnis Menjanjikan
• 21 jam lalubisnis.com
thumb
Singgih Januratmoko DPR Merespons Pembebasan Sertifikasi Halal pada Produk Impor Asal AS
• 27 menit lalujpnn.com
thumb
Mahasiswa Iran Demo Anti-Pemerintah Besar-besaran!
• 7 menit laludetik.com
thumb
Berkah Ramadan, Gus Ipul Pastikan Bansos PKH dan Sembako Sudah Cair
• 21 jam laludisway.id
thumb
Donald Trump Teken Perintah Eksekutif Tarif Global 10 Persen Usai Putusan Mahkamah Agung
• 20 jam lalupantau.com
Berhasil disimpan.