Jakarta, VIVA – Polemik antara Teddy Pardiyana dan keluarga Sule kembali menjadi sorotan publik. Setelah sebelumnya memanas akibat persoalan hak waris almarhumah Lina Jubaedah, kini muncul babak baru yang mengejutkan.
Teddy Pardiyana secara terbuka menyatakan tidak menutup kemungkinan anaknya, Bintang, diasuh atau bahkan diadopsi oleh anak-anak Lina dari pernikahannya dengan Sule. Scroll lebih lanjut yuk!
Pernyataan tersebut disampaikan Teddy usai pertemuannya dengan Putri Delina, putri kedua Sule. Dalam perbincangan itu, Teddy mengaku memberikan lampu hijau apabila pihak keluarga besar ingin mengambil peran lebih dalam membesarkan Bintang.
"Nah, ini pas kemarin ngobrol sama Teh Putri juga, ya kalau mau adopsi nggak ada syarat khusus, nggak ada syarat tertentu, silakan," ujar Teddy Pardiyana, dikutip Minggu 22 Februari 2026.
Meski demikian, Teddy Pardiyana menegaskan bahwa ada satu hal mendasar yang tak bisa ditawar, yakni kondisi psikologis dan kenyamanan sang anak. Ia tak ingin keputusan apa pun justru berdampak negatif bagi tumbuh kembang Bintang.
"Cuma si dedenya dulu gitu, jangan sampai nggak nyaman gitu pas malamnya aja," sambung Teddy Pardiyana.
Saat disinggung soal kesiapannya melepas anak, Teddy Pardiyana menjawab dengan tegas bahwa ia telah mempersiapkan diri secara mental. Baginya, yang terpenting adalah masa depan Bintang, bukan ego pribadi.
"Nggak keberatan gitu, iya," tegas Teddy Pardiyana.
Ia bahkan mengaku sepenuhnya mempercayai Putri Delina jika nantinya benar-benar mengambil tanggung jawab merawat sang adik. Menurutnya, peran keluarga besar tetap penting dalam kehidupan seorang anak.
"Saya sendiri bilang tadi nggak nutup kemungkinan kalau buat kakaknya mau take care adeknya atau mau ngerawat," jelas Teddy Pardiyana.
Sebelumnya, nama Teddy Pardiyana sempat ramai diperbincangkan terkait upayanya memperjuangkan status hukum dan hak waris Bintang atas peninggalan Lina Jubaedah. Isu tersebut memicu beragam spekulasi di ruang publik.
Menanggapi polemik itu, Sule sempat memberikan pernyataan yang cukup lugas. Ia meminta Teddy Pardiyana untuk tidak terburu-buru mempersoalkan warisan dan lebih memprioritaskan pengasuhan anak.





