BMKG Keluarkan Peringatan Dini Hujan Lebat di Sejumlah Wilayah Kaltim

metrotvnews.com
9 jam lalu
Cover Berita

Samarinda: Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengingatkan potensi hujan lebat di Kalimantan Timur (Kaltim) selama tiga hari ke depan. Peringatan ini dikeluarkan setelah sejumlah titik di Samarinda terendam banjir akibat hujan deras yang mengguyur sejak Sabtu dini hari hingga siang, 21 Februari 2026.

"Dalam tiga hari ke depan (Minggu-Selasa, 22-24 Februari) hujan lebat disertai petir dan angin kencang diperkirakan melanda sejumlah wilayah Kaltim," ujar Ketua Tim Data dan Informasi BMKG Stasiun Kelas I Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan Balikpapan Carolina Meylita Sibarani di Balikpapan seperti dilansir Antara, Minggu, 22 Februari 2026.

Hujan dengan intensitas sedang hingga lebat mengguyur Kota Samarinda secara merata sejak Sabtu dini hari sekitar pukul 03.00 Wita. Akibat curah hujan yang berlangsung lebih dari lima jam tersebut, sebanyak 19 titik genangan banjir melumpuhkan sejumlah ruas jalan di wilayah Samarinda Utara, Samarinda Ulu, dan Samarinda Ilir.

Kepala Pelaksana BPBD Samarinda Suwarso menyatakan ketinggian air di kawasan Perumahan Rapak Binuang, Kelurahan Sempaja Selatan, mencapai hampir satu meter. Curah hujan di wilayah Samarinda tercatat sekitar 74 milimeter.
 

Baca Juga :

Penguatan Monsun Asia Picu Cuaca Ekstrem di NTB, Waspada Hujan Tiga Hari ke Depan


"Warga Samarinda yang hendak beraktivitas di luar rumah pada akhir pekan ini disarankan untuk mencari jalur alternatif lain demi menghindari jebakan kemacetan dan risiko kerusakan mesin kendaraan akibat menerobos banjir," kata Suwarso.

BMKG meminta pemangku kepentingan waspada terhadap dampak hujan lebat seperti banjir, sungai meluap, jalan licin, tanah longsor, dan kemungkinan pohon tumbang karena hujan berpotensi disertai angin kencang.

Kepala BMKG Stasiun Meteorologi Samarinda Riza Arian menyampaikan prakiraan periode 21-28 Februari 2026. Secara umum, Provinsi Kaltim diprediksi mengalami curah hujan kategori menengah (50-150 mm) dengan peluang hujan lebih dari 90 persen.


Ilustrasi Medcom.id

"Sedangkan di Kabupaten Berau diprediksi mengalami curah hujan kategori tinggi (150-300 mm) dengan peluang hujan lebih dari 40 persen," kata Riza Arian .

Pada prakiraan deterministik curah hujan, wilayah Kabupaten Berau bagian barat diprediksi mengalami curah hujan kategori tinggi dengan intensitas 150-200 mm. BMKG menyatakan peningkatan hujan signifikan ini berkaitan dengan penguatan Monsun Asia yang membawa aliran angin baratan kuat. Kondisi tersebut mempercepat pertumbuhan awan konvektif di wilayah Indonesia bagian barat dan selatan, termasuk Kalimantan Timur.

Masyarakat diimbau untuk tetap waspada, terutama di wilayah yang selama ini rawan banjir. Warga diminta memperhatikan keselamatan saat beraktivitas, mengamankan barang-barang penting serta instalasi listrik, dan menyiapkan lokasi evakuasi yang aman jika ketinggian air kembali meningkat.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Satgas Tata Ruang Jember Siap Tertibkan 104 Rumah di Villa Indah Tegal Besar, Dugaan Pelanggaran Bantaran Sungai 
• 11 jam lalurealita.co
thumb
Diduga ODGJ di Karawang Pria Ini Bacok 3 Warga dalam Sehari, Polisi Bawa Pelaku ke RSJ Bandung
• 16 jam lalukompas.tv
thumb
Hilirisasi Energi Terbarukan, Jalan Baru Industrialisasi Indonesia
• 20 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Toraja Bagian Barat dalam Pusaran Luwu Raya, Menimbang Arah dan Prioritas
• 7 jam laluharianfajar
thumb
Timpang, RI Punya 125 Juta Hektare Hutan yang Mengawasi Cuma 4.800 Polhut
• 9 jam lalujpnn.com
Berhasil disimpan.