Perusahaan Mochtar Riady Berencana Jual Salah Satu Gedung Tertinggi di Singapura

idxchannel.com
4 jam lalu
Cover Berita

Sebuah perusahaan yang dikendalikan oleh taipan Indonesia Mochtar Riady berencana menjual One Raffles Place.

Perusahaan Mochtar Riady Berencana Jual Salah Satu Gedung Tertinggi di Singapura. (Foto: Freepik)

IDXChannel - Sebuah perusahaan yang dikendalikan oleh taipan Indonesia Mochtar Riady berencana menjual One Raffles Place, salah satu gedung pencakar langit tertinggi di kawasan pusat bisnis (CBD) Singapura.

Dilansir dari Forbes pada Minggu (22/2/2026), OUE Commercial REIT sedang mencari pembeli untuk gedung tersebut, yang terdiri dari dua menara dan satu podium.

Baca Juga:
Ekonomi Malaysia Tumbuh 5,2 Persen pada 2025, Lampaui RI dan Singapura

Nilai properti tersebut diperkirakan mencapai SGD2,4 miliar (Rp32 triliun). OUE REIT memegang saham efektif sekitar 68 persen di One Raffles Place.

 "Manajemen ingin memberitahukan bahwa tidak ada jaminan bahwa perjanjian yang mengikat atau transaksi apa pun akan terwujud," kata manajemen OUE REIT.

Baca Juga:
Menilik Dampak Aksi Ekspansi Regional Chandra Asri (TPIA) ke Singapura

"Manajemen akan menentukan tindakan yang tepat pada waktunya dengan mempertimbangkan hasil dari proses tersebut dan kepentingan terbaik dari semua pemegang unit OUE REIT," katanya.

OUE REIT adalah perusahaan properti yang terdaftar di bursa Singapura milik keluarga Riady, OUE Ltd, yang dipimpin oleh putra Mochtar, Stephen.

Baca Juga:
Rasio Utang RI Capai 40,46 Persen, Purbaya Sebut Malaysia hingga Singapura Lebih Tinggi

Grup Lippo milik keluarga tersebut, dengan kekayaan bersih USD2,4 miliar, memiliki investasi yang mencakup real estat, ritel, media, perawatan kesehatan, dan pendidikan.

Rencana melepas One Raffles Place muncul di tengah meningkatnya minat investor terhadap real estat komersial di Singapura.

Volume investasi di hotel, gedung perkantoran, dan properti ritel meningkat 18 persen menjadi SGD33,9 miliar pada 2025, level tertinggi dalam delapan tahun, didukung oleh suku bunga yang lebih rendah di Singapura, menurut CBRE. (Wahyu Dwi Anggoro)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Putusan MA AS Guncang Kesepakatan Dagang, Airlangga: Perjanjian RI–AS Tetap Jalan Meski Tarif Trump Dibatalkan
• 17 jam lalutvonenews.com
thumb
Di Tengah Gempuran Jajanan Viral, Kolang-kaling Masih Jadi Buruan Saat Ramadan
• 7 jam lalukumparan.com
thumb
Wali Kota Denpasar Resmi Tetapkan Sanur sebagai Kawasan Rendah Emisi untuk Dukung Pariwisata Berkelanjutan
• 18 jam lalupantau.com
thumb
Banjir di Tangerang Selatan Kemarin Berdampak pada Ratusan Keluarga
• 16 jam lalukompas.tv
thumb
Benarkah Usai Tarawih Ditutup Shalat Witir Tidak Bisa Tahajud? Begini Jawaban Ustaz Adi Hidayat
• 16 jam lalutvonenews.com
Berhasil disimpan.