JAKARTA, KOMPAS.TV – Banjir yang terjadi di Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Banten, dengan ketinggian muka air hingga 50 Centimeter pada Jumat (20/2/2026) berdampak pada 545 keluarga.
Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan Badan nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Abdul Muhari menyebut banjir yang terjadi mulai pukul 03.45 WIB itu berdampak pada dua kecamatan.
“Peristiwa yang terjadi setelah hujan deras berdurasi lama ini menggenangi beberapa titik pada Jumat kemarin sore,” kata Muhari melalui keterangan tertulis, Sabtu (21/2/2026).
“Tinggi muka air tercatat 5 – 50 cm. Sebanyak dua kelurahan di dua kecamatan terdampak peristiwa tersebut. Banjir berdampak pada 545 KK dan tidak ada laporan adanya korban jiwa,” lanjutnya.
Baca Juga: Banjir di Kembangan Selatan Buat Lalu Lintas Tersendat, 3 Pompa Dikerahkan | KOMPAS SIANG
Dalam keterangannya, Muhari juga menyampaikan catatan BNPB tentang sejumlah kejadian bencana terjadi di berbagai wilayah Indonesia.
Laporan kejadian bencana yang dihimpun sejak Jumat (20/2) hingga Sabtu (21/2), pukul 07.00 WIB, masih didominasi dengan sejumlah kejadian bencana hidrometeorologi basah, seperti banjir dan angin kencang.
Di hari yang sama, banjir juga terjadi di Kabupaten Bekasi, Provinsi Jawa Barat, sejak pukul 16.00 WIB setelah hujan lebat di daerah tersebut.
“Sebanyak 20 desa dan dua kelurahan di delapan kecamatan terdampak banjir ini,” lanjutnya.
“Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bekasi mencatat rumah-rumah yang dihuni 19.408 kepala keluarga tergenang banjir,” kata dia.
Penulis : Kurniawan Eka Mulyana Editor : Deni-Muliya
Sumber : Kompas TV
- banjir
- badan nasional penanggulangan bencana
- bnpb
- banjir tangerang selatan
- tangerang selatan





