Polres Siak mengimbau masyarakat tidak melakukan tindakan represif untuk meminimalisir konflik gajah di mess karyawan PT Arara Abadi Distrik Tapung, Kampung Rantau Bertuah, Kecamatan Minas. Polisi meminta masyarakat mengedepankan langkah preventif dan memberikan ruang bagi gajah.
Kapolres Siak AKBP Sepuh Ade Irsyam Siregar menegaskan, fenomena masuknya gajah ke area permukiman bukan hanya persoalan keamanan, tetapi juga berkaitan dengan dinamika ekosistem dan ruang jelajah satwa yang semakin beririsan dengan aktivitas manusia. Oleh karena itu, ia meminta pendekatan yang dilakukan tidak semata-mata represif, melainkan mengedepankan mitigasi dan langkah preventif.
"Kami mengajak seluruh pihak, termasuk masyarakat dan perusahaan, untuk tidak melakukan tindakan yang dapat memicu kepanikan atau membahayakan satwa. Jika kembali terjadi pergerakan gajah, segera laporkan kepada pihak berwenang agar dapat ditangani secara terukur," kata AKBP Sepuh dalam keterangannya, Minggu (22/2/2026).
Ia menambahkan, saat ini jajaran Polsek Minas bersama unsur terkait masih melakukan pemantauan situasi di sekitar lokasi kejadian guna memastikan keamanan warga dan aktivitas perusahaan tetap berjalan normal.
AKBP Sepuh mengimbau seluruh masyarakat dan pihak perusahaan untuk meningkatkan kewaspadaan, khususnya di wilayah yang berbatasan langsung dengan habitat satwa liar.
"Kami mengutamakan langkah pencegahan dan keselamatan masyarakat. Personel di lapangan juga berkoordinasi dengan pihak perusahaan serta stakeholder terkait untuk melakukan pemantauan lanjutan, sehingga potensi konflik antara manusia dan satwa dapat diminimalisir," imbuhnya.
Mess Karyawan dan Kendaraan Rusak
Peristiwa tersebut dilaporkan berlangsung sejak Sabtu (21/2) dini hari sekitar pukul 02.00 WIB, ketika kawanan gajah terdeteksi berada di sekitar area konsesi. Situasi berangsur kondusif pada pukul 09.30 WIB pagi tadi setelah kawanan gajah kembali masuk ke dalam kawasan hutan dan meninggalkan permukiman karyawan.
Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun, akibat kejadian tersebut dilaporkan bangunan mess karyawan dan sejumlah motor rusak.
"Berdasarkan laporan dari Polsek Minas, kawanan gajah berjumlah sekitar 11 ekor masuk ke area perumahan karyawan sekitar pukul 07.00 WIB. Hewan tersebut sempat mendorong dan merobohkan tembok dinding mess security serta merusak tiga unit sepeda motor yang terparkir di lokasi," ujar AKBP Sepuh.
(mea/knv)





