Identitas Jasad Perempuan Terikat di Malang Terungkap Remaja 17 Tahun Asal Nganjuk

metrotvnews.com
3 jam lalu
Cover Berita

Malang: Misteri penemuan jasad perempuan dengan tangan terikat di aliran Sungai Kedung Winong, Desa Sukopuro, Kecamatan Jabung, Kabupaten Malang, Jawa Timur, akhirnya menemukan titik terang. Polres Malang memastikan korban merupakan remaja 17 tahun asal Kabupaten Nganjuk.

Identitas korban terungkap setelah tim melakukan serangkaian proses ilmiah dan uji forensik. Pemeriksaan DNA menjadi kunci untuk memastikan kecocokan data korban dengan laporan keluarga yang sebelumnya hilang.

"Identitas korban berhasil kami pastikan melalui pemeriksaan DNA dan pencocokan data oleh tim INAFIS Satreskrim Polres Malang. Korban merupakan perempuan berusia 17 tahun asal Nganjuk," ujar Kapolres Malang AKBP Muhammad Taat Resdi, Minggu, 22 Februari 2026 .

Sebelumnya, jasad korban ditemukan warga pada Selasa, 17 Februari 2026, sekitar pukul 09.00 WIB di aliran Sungai Kedung Winong, Kali Jilu, Dusun Luring, Desa Sukopuro, Kecamatan Jabung. Mayat pertama kali diketahui oleh seorang pencari kayu bakar yang hendak mencuci tangan dan kaki di sungai.

Saat ditemukan, kondisi jasad korban dalam keadaan tidak wajar. Tubuh korban sudah membusuk dan mengeluarkan bau menyengat dengan posisi tangan terikat. Berdasarkan keterangan polisi, korban ditemukan dalam kondisi tanpa busana dan mulut tersumpal kain.
 

Baca Juga :

Penemuan Mayat Perempuan Terikat di Sungai Malang, Polisi Selidiki Penyebab Kematian


"Terdapat sumpalan kain di dalam mulutnya. Korban juga ditemukan dalam kondisi tidak berbusana," ujar Kasatreskrim Polres Malang AKP Hafiz Prasetia Akbar . Tim forensik memperkirakan korban telah meninggal tiga hingga lima hari sebelum jasadnya ditemukan.

Kapolres Malang AKBP Muhammad Taat Resdi menyebut kasus ini langsung ditangani serius sejak awal. Tim gabungan dibentuk untuk mengusut dugaan pembunuhan yang mengarah pada tindak pidana berat.

Penyelidikan melibatkan Satreskrim Polres Malang bersama Bareskrim Polri dan Polda Jawa Timur. Kolaborasi lintas satuan itu difokuskan untuk mempercepat pengungkapan pelaku.

Tim Resmob Bareskrim Polri yang dipimpin Kombes Pol Teuku Arsya Khadafi turun langsung ke lapangan membantu penyelidikan. Dukungan juga diperkuat tim Jatanras Polda Jatim di bawah komando AKBP Arbaridi Jumhur.


Ilustrasi Medcom.id

"Tim gabungan Bareskrim, Polda Jatim dan Polres Malang turun untuk ungkap dan tangkap," ujar Kombes Pol Teuku Arsya Khadafi, Sabtu, 21 Februari 2026.

Penanganan teknis olah tempat kejadian perkara dikoordinasikan Kasatreskrim Polres Malang AKP Hafiz Prasetia Akbar. Proses identifikasi dilakukan detail agar seluruh rangkaian penyidikan berjalan maksimal.

"Kasus ini menjadi atensi serius. Kami bekerja bersama tim gabungan Satresmob Bareskrim Polri dan Jatanras Polda Jatim untuk mengungkap pelaku dan memastikan proses hukum berjalan tuntas," tegas Taat.

Hasil penyelidikan turut menguatkan laporan orang hilang yang sebelumnya dibuat keluarga korban di Polsek Kedungkandang, Kota Malang. Keluarga melaporkan korban hilang setelah terakhir diketahui bertemu dengan seorang teman di wilayah Kota Malang sebelum akhirnya tidak dapat dihubungi.

Kapolres menyampaikan pihak keluarga sudah memastikan bahwa jasad tersebut adalah keluarganya berdasarkan hasil pemeriksaan DNA. Polisi kini memfokuskan langkah pada perburuan pelaku yang diduga berkaitan dengan kondisi korban saat ditemukan. Tim gabungan masih bergerak mengumpulkan alat bukti dan menelusuri kemungkinan keterlibatan pihak lain.

"Kami pastikan proses penyelidikan dan penyidikan berjalan maksimal. Tim gabungan saat ini terus bekerja mengumpulkan alat bukti dan memburu pelaku. Kami berkomitmen menuntaskan kasus ini," tegas Taat.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Polisi Terus Geledah Rumah Adik Raja Charles Terkait Kasus Epstein
• 3 jam lalumetrotvnews.com
thumb
BI Siapkan Rp24,6 Triliun Uang Layak Edar di Jatim Jelang Ramadan–Idulfitri 2026
• 12 jam laluerabaru.net
thumb
Rapor Setahun Gubernur: DIR Ungkap Dedi Mulyadi Paling Menyedot Publik, Engagement Tembus 4,2 Miliar
• 3 jam lalutvonenews.com
thumb
Penjelasan MKD Soal Sahroni Kembali Aktif di DPR Usai Jalani Sanksi
• 12 jam lalukumparan.com
thumb
Deal Dagang RI–AS Diteken, Tarif Turun Tapi Risiko Menggunung: Dari Banjir Impor hingga Tekanan UMKM
• 20 jam lalutvonenews.com
Berhasil disimpan.