BUMN Agrinas Borong 105.00 Pikap dan Truk India, Menkeu Purbaya Beri Jaminan Cicilan

bisnis.com
3 jam lalu
Cover Berita

Bisnis.com, JAKARTA — Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menyebut pengadaan pikap untuk Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP) dilakukan dengan pinjaman dari himpunan bank milik negara (Himbara). Nantinya, pembayaran pinjaman akan diganti melalui Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN). 

Seperti diberitakan sebelumnya, BUMN PT Agrinas Pangan Nusantara akan mengimpor 105.00 unit mobil pikap dan truk asal India untuk mendukung distribusi pangan dan hasil pertanian Kopdes Merah Putih. 

Purbaya menjelaskan, skema pembiayaan impor pikap oleh Agrinas itu akan melalui pinjaman dari himpunan bank milik negara. Pembayaran pinjaman ke Himbara untuk pikap itu akan menjadi bagian dari cicilan pemerintah ke bank pelat merah setiap tahunnya khusus untuk pembangunan Kopdes. Nilainya mencapai sekitar Rp40 triliun 

"Jadi Koperasi Merah Putih meminjam uang dari Bank Himbara. Kewajiban saya Kementerian Keuangan adalah setiap tahun kira-kira akan menyicil pinjamannya sebesar Rp40 triliun selama enam tahun ke depan," tuturnya di konferensi pers APBN KiTa edisi Februari 2026 di kantor Kementerian Keuangan (Kemenkeu), Jakarta, Senin (23/2/2026).

Meski memberi jaminan, Purbaya mengklaim tidak ada risiko yang timbul terhadap keuangan negara. Sebab, setiap tahunnya pembiayaan berkaitan dengan Kopdes Merah Putih sudah dianggarkan dalam Dana Desa. 

"Enggak ada tambahan risiko fiskal, karena setiap tahun pun itu sebagian uangnya dipindahkan dari uang Dana Desa. Jadi setiap tahun pun memang kami belanja segitu, cuma sekarang cara belanjanya berubah," terangnya. 

Baca Juga

  • Cara Tukar Uang Baru Lebaran 2026 di Pintar Bank Indonesia Gelombang II
  • Dana Nasabah Bank Jambi Dilapor Lenyap dari Rekening, ATM dan Layanan Digital Ditutup
  • Menkeu Purbaya Cari Rp11 Triliun dari Lelang Surat Utang Syariah (Sukuk) Besok (24/2), Tersedia 8 Seri

Untuk diketahui, pada November 2025 lalu, Purbaya mengakui bahwa pembangunan fisik 80.000 Kopdes Merah Putih akan berasal dari APBN yang disalurkan melalui Dana Desa. Sebagai pelaksana pembangunan fisik Kopdes, dana pembangunan akan dikucurkan ke Agrinas dari himbara dalam bentuk pinjaman. 

APBN nantinya akan menjadi penjamin, di mana negara akan mencicil sekitar Rp40 triliun setiap tahunnya dalam periode enam tahun. 

"Agrinas pinjam ke Himbara, nanti setiap tahun pemerintah cicil Rp40 triliun atau lebih untuk pembayaran pinjaman tadi, setiap tahun selama 6 tahun ke depan. Jadi pinjamannya secure [terjamin], perbankan enggak menghadapi risiko yang signifikan," kata Purbaya kepada wartawan, Minggu (16/11/2025).

IMPOR PIKAP

PT Agrinas Pangan Nusantara akan mengimpor 105.000 unit pikap 4x4 dan kendaraan niaga asal India senilai Rp24,66 triliun. Kendaraan yang diimpor tersebut nantinya akan mendukung pendistribusian pangan Kopdes Merah Putih. 

Direktur Utama Agrinas Pangan Nusantara Joao Angelo De Sousa Mota mengatakan alasan utama kebijakan impor tersebut karena perseroan membutuhkan kendaraan niaga berpenggerak empat roda (4x4) untuk mendukung distribusi pangan dan hasil pertanian ke pelosok desa-desa dalam program KopDes Merah Putih. 

Joao menyebut seluruh pabrikan kendaraan di Indonesia saat ini juga belum ada yang memproduksi lokal kendaraan 4x4, melainkan juga masih mengimpor secara utuh (completely built up/CBU) dari negara lain. 

"Pertimbangan pertama adalah bahwa kami memesan mobil 4x4 yang memang tidak diproduksi di Indonesia. Selama ini, 4x4 merek apa pun itu kan full impor," kata Joao kepada Bisnis

Dia juga mengakui bahwa pihaknya mendapatkan harga yang jauh lebih murah dari India, dibandingkan model-model yang ada di pasar domestik saat ini. 

"Kedua, kami memesan dengan harga yang sangat kompetitif atau hampir 50% lebih murah dari kompetitornya. Dari sisi durability, power, dan fuel consumption, kendaraan ini sangat andal dan sangat bagus,” tuturnya. 

Agrinas diklaim juga mengedepankan prinsip value for money, agar harga yang dibayarkan sebanding dengan manfaat yang diterima. Menurutnya, Agrinas kini menghadirkan produk alternatif yang diklaim lebih unggul dan siap bersaing dengan pabrikan lain. 

Langkah ini disebut untuk memperluas pilihan masyarakat dengan harga lebih kompetitif dan kualitas lebih baik, serta dinilai sah dalam mekanisme pasar. 

"Mengapa merek-merek tertentu yang selama ini menguasai pasar tidak mau memberikan harga yang kompetitif? Kami sudah melakukan penjajakan dengan mereka, tetapi selisih harganya antara Rp120 juta sampai Rp150 juta per unit," ujarnya. 

Dia mengatakan, selain kendaraan pikap, sejatinya Agrinas Pangan juga sudah memesan truk roda enam kepada sejumlah pabrikan yang ada di Indonesia seperti Mitsubishi Fuso hingga Hino. Namun, pemesanannya terkendala ketersediaan stok dalam jumlah besar. 

Alhasil, Agrinas juga mengimpor truk ringan merek Tata Motors asal India. Secara terperinci, sebanyak 35.000 unit mobil pikap Scorpio dipasok oleh produsen otomotif Mahindra. 

Sementara itu, 70.000 unit lainnya disuplai oleh Tata Motors India, yang terdiri atas Yodha Pick Up dan truk Ultra T.7 masing-masing 35.000 unit. Nantinya, setiap KopDes Merah Putih akan mendapatkan satu unit truk roda enam. 

Adapun, terkait distribusi kendaraan sudah mulai disalurkan sejak Rabu (18/2/2026) di wilayah Jawa Timur, kemudian akan disalurkan bertahap ke berbagai daerah lainnya. 

"Saat ini ada 1.207 KopDes yang sudah 100% selesai dan sudah mulai didistribusikan. Kemudian ada 30.507 yang sedang dibangun. Kendaraan akan segera dikirim ke Kodim-Kodim, dan ketika selesai langsung dimobilisasi ke koperasi tersebut,” pungkasnya.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Reformasi Rantai Pasok Jadi Kunci Redam Gejolak Harga Pangan Saat Ramadan–Lebaran
• 1 jam lalumedcom.id
thumb
Kekerasan Pecah di Meksiko Usai Gembong Narkoba El Mencho Tewas
• 6 jam lalutvrinews.com
thumb
Wanti-wanti PDIP Usai Pelonggaran Sertifikasi Halal Produk AS: Jangan Korbankan UMKM
• 1 jam lalusuara.com
thumb
IDAI Ajukan 4 Tuntutan Terkait Intimidasi hingga Kriminalisasi Dokter
• 1 jam laluviva.co.id
thumb
Pelatih Hornbills bangga pada timnya meski dikalahkan Pelita Jaya
• 19 jam laluantaranews.com
Berhasil disimpan.