Fakta-Fakta Tewasnya Bos Kartel El Mencho Dalam Operasi Militer di Tapalpa Meksiko

narasi.tv
2 jam lalu
Cover Berita

Kematian Nemesio Oseguera Cervantes atau yang terkenal sebagai El Mencho, terjadi dalam sebuah operasi militer yang diprakarsai oleh pasukan keamanan Meksiko di Tapalpa, Jalisco, pada Minggu (22/02) dini hari.

Operasi ini dirancang untuk menangkap El Mencho, yang dikenal sebagai bos dari Kartel Jalisco Generasi Baru (CJNG) dan salah satu gembong narkoba paling dicari di negara itu. Pasukan keamanan, yang terdiri dari tim gabungan, melancarkan serangan dengan harapan dapat menangkapnya hidup-hidup.

Memicu aksi balas dendam anggota Kartel, Presiden Meksiko Claudia Sheinbaum pun meminta masyarakat di negara itu untuk tetap tenang.

"Ada koordinasi penuh dengan pemerintah semua negara bagian; kita harus tetap terinformasi dan tenang," kata Sheinbaum dilansir dari platform X.

Sheinbaum mengakui telah terjadi kerusuhan pasca-operasi dan merujuk laporan Kementerian Pertahanan tentang "berbagai blokade dan reaksi lain."

"Kami bekerja setiap hari demi perdamaian, keamanan, keadilan, dan kesejahteraan Meksiko," sambungnya.

Lalu, apa saja fakta-fakta terkait tewasnya Bos Kartel El Mencho? Simak ulasannya berikut ini.

1. Kontak senjata dengan pasukan keamanan

Durasi operasi tersebut tidak berjalan mulus. Kontak senjata terjadi antara pasukan militer dan anggota kartel, dengan baku tembak yang terjadi dengan sengit. El Mencho yang ikut serta dalam pertempuran tersebut menderita luka parah akibat tembakan. Meskipun pasukan keamanan berhasil menggagalkan perlawanan, cedera yang diderita El Mencho sangat serius.

Setelah pertempuran berlangsung, pihak berwenang melaksanakan evakuasi medis untuk membawa El Mencho ke Mexico City, di mana ia diharapkan mendapatkan perawatan yang diperlukan. Namun, dalam perjalanan, El Mencho tidak dapat diselamatkan dan akhirnya meninggal. Kematian yang mengejutkan ini menandai berakhirnya perburuan panjang terhadap tokoh kriminal yang telah lama menjadi buron.

2. Aksi balas dendam dari anggota kartel

Kematian El Mencho memicu reaksi cepat dari anggota kartel yang merupakan loyalisnya. Dalam waktu singkat, berita tentang kematian sang bos menyebar, dan anggota kartel segera mengambil tindakan balasan.

Mereka melancarkan aksi kekerasan dengan cara membakar kendaraan dan melakukan serangan sporadis di berbagai tempat sebagai bentuk perlawanan terhadap aparat keamanan.

3. Kerusuhan di enam negara bagian

Kerusuhan yang terjadi tidak hanya terbatas di Tapalpa. Aksi balas dendam ini dengan cepat menyebar ke enam negara bagian lainnya, termasuk Jalisco, Colima, Michoacan, Nayarit, Guanajuato, dan Tamaulipas. Kekacauan ini menimbulkan kepanikan di masyarakat dan berdampak signifikan terhadap banyak aktivitas sehari-hari.

4. Kehidupan di Guadalajara lumpuh total

Kota Guadalajara, yang merupakan ibu kota Negara Bagian Jalisco dan juga persiapan untuk menjadi tuan rumah Piala Dunia 2026, berubah menjadi kota mati. Otoritas setempat menghentikan semua layanan transportasi umum dan menutup sekolah-sekolah untuk menghindari jatuhnya korban jiwa. Warga diberi instruksi untuk tidak keluar rumah demi keselamatan mereka di tengah meningkatnya ancaman kekerasan.

5. Pemberlakuan 'Kode Merah'

Melihat eskalasi kekacauan, gubernur Jalisco, Pablo Lemus Navarro, mengumumkan status 'Kode Merah', yang merupakan peringatan keamanan tertinggi. Pengumuman ini menuntut semua warga untuk tetap berada di dalam rumah dan menghindari aktivitas luar ruangan hingga situasi kembali aman.

Pemerintah berusaha mengembalikan ketertiban umum dengan meningkatkan kehadiran aparat keamanan di jalan-jalan. Gubernur meminta masyarakat untuk mengikuti instruksi dan menekankan pentingnya keselamatan di atas segalanya. Semua upaya ini bertujuan untuk meredakan ketegangan dan memberikan rasa aman kepada publik.

6. Tanggapan Presiden dan aparat keamanan

Presiden Meksiko, Claudia Sheinbaum, juga memberi pernyataan untuk menenangkan publik yang berada dalam kondisi cemas. Ia menjamin dukungan penuh dari pemerintah dalam mengatasi situasi yang tidak kondusif ini dan memastikan bahwa aparat keamanan dikerahkan secara maksimal untuk mengembalikan keamanan dan stabilitas di semua wilayah yang terdampak.

7. Gangguan Transportasi dan Peringatan Perjalanan

Kerusuhan yang meletus di jalanan Jalisco berdampak langsung pada sektor transportasi. Banyak maskapai penerbangan yang melakukan pembatalan jadwal penerbangan internasional ke dan dari daerah terpengaruh, terutama ke kota Guadalajara dan wilayah pesisir, dimaksudkan untuk melindungi penumpang dari ancaman keamanan.

Blokade jalan yang dilakukan oleh anggota kartel juga menyebabkan gangguan signifikan terhadap akses ke berbagai rute transportasi penting. Banyak jalan yang ditutup, mobilitas di dalam kota dan antar kota pun menjadi sangat terbatas, membuat situasi semakin sulit bagi masyarakat serta berdampak pada ekonomi lokal.

8. Potensi Konflik Internal di Kartel

Kematian El Mencho tidak hanya menandai hilangnya seorang pemimpin, tetapi juga berpotensi membuka keran konflik internal dalam CJNG. Banyak pengamat keamanan memperingatkan bahwa kekosongan kepemimpinan dapat memicu perang saudara di kalangan anggota kartel, yang mungkin bersaing untuk kekuasaan.

Para analis memperkirakan bahwa upaya kudeta di kalangan panglima regional di dalam CJNG dapat meningkatkan kekerasan. Rebutan dominasi di berbagai wilayah operasi kartel berpotensi menciptakan ketidakstabilan lebih lanjut dan memperluas pengaruh kekerasan di zona-zona konflik lainnya.

 


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Menperin: Teknologi Drone Jadi Penopang Industri Modern
• 9 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Piche Kota Bantah Lakukan Pemerkosaan Anak di Bawah Umur, Padahal Status Sudah Tersangka
• 15 jam laluviva.co.id
thumb
Dedi Mulyadi Jemput Langsung 13 Korban TPPO Asal Jabar
• 10 jam lalubisnis.com
thumb
Imigrasi pindahkan 15 WNA Filipina terdampar di Buol ke Rudenim Manado
• 20 jam laluantaranews.com
thumb
Jadwal Buka Puasa Wilayah Semarang Hari Ini 23 Februari
• 6 jam lalumetrotvnews.com
Berhasil disimpan.