Apakah Boleh Pakai Catokan Saat Rambut Masih Basah? Ini Penjelasannya

kumparan.com
5 jam lalu
Cover Berita

Pagi yang hectic sering membuat banyak perempuan mencari cara paling cepat untuk merapikan rambut. Salah satu kebiasaan yang cukup sering dilakukan adalah langsung mencatok rambut setelah keramas, saat rambut masih terasa lembap. Sekilas, cara ini terlihat praktis karena bisa mengeringkan sekaligus meluruskan rambut dalam waktu singkat.

Padahal, kondisi rambut setelah terkena air sebenarnya sangat rentan. Rambut yang basah berada dalam keadaan lebih elastis dan lemah, sehingga lebih mudah mengalami kerusakan ketika terkena tekanan maupun panas. Banyak orang tidak menyadari bahwa struktur rambut berubah sementara saat basah, dan inilah yang membuatnya lebih sensitif terhadap alat styling bersuhu tinggi.

Dermatolog asal Amerika Serikat, dr. Wilma Bergfeld dari Cleveland Clinic menjelaskan bahwa rambut basah lebih mudah mengalami kerusakan akibat panas.

“Rambut yang basah berada dalam kondisi paling rapuh. Paparan panas tinggi dapat merusak batang rambut lebih cepat dibandingkan saat rambut sudah kering,” tegasnya.

Mengapa Rambut Basah Mudah Rusak?

Saat rambut basah dicatok, panas dari pelat catokan membuat air di dalam batang rambut berubah menjadi uap. Tekanan dari uap tersebut dapat menimbulkan keretakan mikro pada batang rambut, yang lama-kelamaan memicu ujung bercabang, tekstur kasar, dan rambut mudah patah.

Tidak jarang, orang mendengar bunyi mendesis ketika mencatok rambut lembap. Itu sebenarnya tanda bahwa kelembapan di dalam rambut sedang dipanaskan secara ekstrem.

Kerusakan juga tidak hanya terjadi di permukaan. Lapisan kutikula, yaitu pelindung luar rambut, bisa terbuka dan terbakar, sementara bagian dalam rambut kehilangan elastisitas alaminya.

Akibatnya, rambut menjadi lebih kering, sulit diatur, dan tampak kusam. Jika kebiasaan ini dilakukan berulang, kerusakan bisa semakin parah dan membutuhkan waktu lama untuk dipulihkan.

Cara Menata Rambut dengan Lebih Aman

Meski begitu, keinginan mendapatkan rambut lurus dengan cepat tetap bisa dilakukan dengan cara yang lebih aman. Rambut sebaiknya dikeringkan terlebih dahulu, baik dengan diangin-anginkan maupun menggunakan hair dryer pada suhu sedang.

Setelah rambut benar-benar kering, penggunaan catokan akan jauh lebih minim risiko. Penggunaan heat protectant juga penting untuk membantu melindungi rambut dari paparan panas berlebih.

Bagi yang sering menata rambut dalam kondisi lembap, ada alternatif alat styling yang memang dirancang untuk kondisi wet-to-dry. Alat seperti ini biasanya memiliki pengaturan panas lebih terkontrol dan sistem yang memungkinkan uap keluar dengan aman. Meski demikian, rambut tetap tidak dianjurkan dalam kondisi terlalu basah saat ditata.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Belasan Pemotor "Young Night Style" Masih Diburu usai Terobos JLNT Casablanca
• 3 jam lalukompas.com
thumb
Kronologi Wanita Viral Tak Mau Bayar Makan di Warung Srengseng Jakbar
• 4 jam lalukompas.com
thumb
Pramono Pastikan Stok Daging Aman, Harga Terkendali hingga Idulfitri
• 23 jam lalutvrinews.com
thumb
SBY Singgung AS Mau Jadi Satu-satunya Penguasa Dunia
• 22 jam laludetik.com
thumb
KDM Jemput 12 Wanita Diduga Korban TPPO di NTT, Sementara Tinggal di Rumah Perlindungan
• 2 jam lalurepublika.co.id
Berhasil disimpan.