Cerita Penggawa Timnas Wanita U-19 Main di HYDROPLUS Soccer League

kumparan.com
2 jam lalu
Cover Berita

Setelah menjalani agenda yang padat bersama Timnas Wanita Indonesia pada 2025 kemarin, Shifana Rizka Nadhifa tetap gaspol di level klub pada awal 2026.

Selepas bermain untuk timnas, Shifana kini memutuskan bergabung dengan salah satu sekolah sepak bola wanita di Solo, Samba Persada Women, pada akhir Januari 2026. Bersama tim tersebut, pemain kelahiran Sidoarjo, 28 Maret 2010 itu tampil di HYDROPLUS Soccer League (HPSL) U-18 Kudus.

Meski jauh dari tempat tinggalnya di Surabaya, Shifana tetap mantap bergabung dengan klub tersebut. Salah satu alasannya adalah karena banyak rekan sesama alumni PSIS Semarang—klub ia sebelumnya—yang juga bermain di sana. Di sisi lain, kiper Timnas Wanita Indonesia U-17, Fairus Khalisa Putri, juga membela Samba Persada Women.

“Adaptasinya (di Samba Persada) juga cukup enak, soalnya gampang. Tim Samba Persada juga pemainnya gampang berbaur semua,” kata Shifana ketika ditemui kumparanBOLANITA di Lapangan Gawanan, Solo, Sabtu (14/2).

Di HPSL Kudus, Shifana baru bermain setelah liga berlangsung selama tiga pekan. Meskipun berstatus pemain timnas, ia merasakan atmosfer kompetisi yang tidak mudah.

“Soalnya, kita masih adaptasi juga kan sama lawan-lawannya. Menurutku, yang paling berat itu Putri Batang sama Srikandi,” ungkap Shifana.

Momen paling tak terlupakan buat Shifana selama bermain di HPSL adalah saat menyumbang gol untuk timnya ketika bersua Cirebon United di pekan keenam.

“Pas pertama kali ikut HPSL, aku ngegolin di menit-menit pertama (menit ke-9),” kata Shifana.

Samba Persada Women kini bertengger di puncak klasemen sementara HPSL U-18 Kudus dengan 13 poin. Dari lima laga yang dijalani, Shifana dkk menang empat kali dan imbang satu kali.

Kini, bersama Samba Persada, Shifana menyimpan harapan yang lebih besar: membawa timnya melangkah hingga ke level nasional.

Sebab, pada Juli mendatang di Kudus, akan digelar HYDROPLUS Soccer League All-Stars yang mempertemukan delapan tim terbaik dari empat regional HPSL 2025/26, yakni Jakarta, Bandung, Surabaya, dan Kudus.

“Jadi, akan ada delapan tim untuk bisa bermain di HYDROPLUS Soccer League All-Stars di Kudus. Di mana juga akan ada ketentuan juga di masing-masing regional, peringkat satu dan peringkat dua berhak untuk memilih pemain atau roster yang ada di HYDROPLUS Soccer League liga di regionalnya,” ujar Teddy Tjahjono, Program Director HPSL, kepada kumparanBOLANITA, Sabtu (14/2).


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Sidang Praperadilan Eks Menag Yaqut Ditunda, KPK Butuh Waktu Persiapan
• 28 menit lalukompas.id
thumb
Pesan Rocky Gerung ke Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto soal Teror: Itu Biasa, Gak Usah Takut
• 1 jam laludisway.id
thumb
Pembalakan Liar di Kawasan Cagar Alam Napabalano, Tersangka Terancam 11 Tahun Penjara
• 2 jam lalujpnn.com
thumb
Ford Everest, SUV Amrik yang Banyak Digemari di Indonesia
• 3 jam lalumedcom.id
thumb
Kualitasnya Disebut Lampaui Kiper Inter Milan, Emil Audero Bisa Jadi Pilihan Utama John Herdman di Timnas Indonesia
• 22 jam lalutvonenews.com
Berhasil disimpan.