Penulis: Fityan
TVRINews - Sumatra Utara
Aksi gotong royong di Batangtoru dan Tukka mempercepat pemulihan infrastruktur sosial serta rumah ibadah di tengah suasana bulan Ramadan.
Di tengah suasana khidmat bulan suci Ramadan, upaya pemulihan wilayah terdampak bencana di Sumatra Utara terus dikebut.
Fokus rehabilitasi kini tidak hanya menyasar pada infrastruktur fisik seperti jalan dan perumahan, tetapi juga menyentuh aspek spiritual masyarakat melalui perbaikan rumah ibadah.
Personel TNI terpantau bahu-membahu bersama warga di wilayah Batangtoru hingga Tukka untuk membersihkan dan memperbaiki fasilitas publik.
Upaya kolektif ini mencakup rehabilitasi masjid, musala, hingga gereja yang sempat mengalami kerusakan akibat bencana alam beberapa waktu lalu.
Restorasi Ruang Spiritual
Bagi masyarakat setempat, perbaikan rumah ibadah memiliki urgensi moral yang tinggi. Selain berfungsi sebagai tempat suci, bangunan-bangunan ini merupakan pusat interaksi sosial yang menjadi fondasi ketenangan batin warga di masa sulit.
"Di tengah bulan Ramadan, percepatan pemulihan tak hanya tentang membangun rumah dan jalan, tetapi juga menghidupkan kembali ruang-ruang doa yang menjadi sandaran hati warga," tulis laporan lapangan yang diterima redaksi mengenai progres di lokasi tersebut.
Simbol Solidaritas
Kegiatan yang melibatkan berbagai elemen masyarakat ini menonjolkan nilai gotong royong sebagai identitas nasional yang masih mengakar kuat.
Partisipasi aktif TNI dalam renovasi lintas tempat ibadah baik masjid maupun gereja menjadi potret toleransi dan persaudaraan di wilayah Sumatra Utara.
Aksi ini dilaporkan memberikan dampak psikologis positif bagi para penyintas. Gotong royong tersebut menjadi simbol persaudaraan yang menguatkan, sekaligus menumbuhkan harapan baru bahwa masyarakat tidak menghadapi masa pemulihan ini sendirian.
Hingga saat ini, proses pembersihan material sisa bencana dan perbaikan skala kecil terus berlangsung. Pemerintah daerah diharapkan dapat segera menindaklanjuti perbaikan infrastruktur berat guna memastikan aksesibilitas warga kembali normal sepenuhnya.
Editor: Redaksi TVRINews





