FAJAR, MAKASSAR — Perum Bulog Kantor Wilayah Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat (Sulselbar) memastikan stok beras selama Ramadan hingga Idulfitri 2026 dalam kondisi aman dan terkendali.
Manajer Pengadaan Bulog Kanwil Sulselbar, Rahmatullah, mengungkapkan bahwa saat ini total stok beras yang dikuasai mencapai 570 ribu ton. Cadangan tersebut tersebar di 11 kantor cabang di wilayah Sulsel dan Sulbar.
“Ramadan dan lebaran, stok beras cukup. Jadi tidak ada kekhawatiran dan insyaallah tidak akan ada kenaikan harga,” ujar Rahmatullah.
Menurutnya, dengan jumlah stok yang tersedia saat ini, kebutuhan konsumsi masyarakat Sulawesi Selatan dipastikan tercukupi tidak hanya selama Ramadan dan Idulfitri, tetapi hingga akhir tahun 2026.
“Kalau stok beras itu sampai akhir tahun aman,” tegasnya.
Ia menambahkan, ketersediaan stok yang memadai menjadi jaminan bahwa tidak akan terjadi kelangkaan di pasar yang berpotensi memicu lonjakan harga. Bulog juga terus memastikan distribusi berjalan lancar di seluruh wilayah, termasuk di kawasan Luwu Raya.
Dengan cadangan yang besar dan distribusi yang terpantau, Bulog optimistis stabilitas pasokan dan harga beras tetap terjaga sepanjang momentum Ramadan dan Lebaran tahun ini. (uca/*)


:strip_icc()/kly-media-production/medias/5307153/original/098770300_1754459746-1000192530.jpg)


